Karimun, Zonamu.com – Di sebuah sudut Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, gema lantunan ayat suci Al-Qur’an dari 100 santri TPQ dan MDA Masjid Al Inayah tak pernah padam. Padahal, tempat mereka berteduh untuk menimba ilmu agama kini tak lagi kokoh seperti dulu.
Bangunan yang berdiri sejak 1987 tersebut lapuk dimakan usia, plafon roboh, toilet tak layak pakai, hingga sisa-sisa bingkai kaca tajam yang siap mengintai keselamatan anak-anak.
Melihat kondisi memprihatinkan yang berisiko ini, PT Timah Tbk hadir mengulurkan tangan. Lewat program kepedulian sosialnya, perusahaan menyalurkan bantuan untuk memugar total fasilitas sarana dan prasarana yang rusak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sekretaris Panitia Gotong Royong Perbaikan Al Inayah, Yulius, menuturkan bahwa bangunan ini memang belum pernah tersentuh perbaikan besar sejak pertama kali didirikan hampir 37 tahun lalu.
“Sejak dibangun sekitar tahun 1987, baru kali ini dilakukan renovasi. Ada bagian yang sudah roboh, seperti plafon dan toilet. Kaca nako juga banyak yang hilang. Jika bingkainya tajam, tentu membahayakan anak-anak,” jelas Yulius.
Kendati berada dalam keterbatasan fasilitas dan ancaman bahaya fisik bangunan, semangat para pengajar serta santri tak pernah menyurutkan langkah mereka untuk terus mengaji setiap hari.
Kehadiran bantuan dari PT Timah Tbk ibarat Oase bagi warga Desa Gemuruh yang selama ini berjuang menjaga keberlangsungan pendidikan keagamaan anak-anak mereka.
“Bantuan ini menjadi angin segar bagi kami. Kami sangat berterima kasih kepada PT Timah. Anak-anak di sini pun turut melantunkan doa terbaik untuk PT Timah,” tutup Yulius penuh haru.
About The Author
Penulis : Bustomi















