Lingga, Zonamu.com – Pelaku UMKM di kawasan eks implasmen timah Dabo Singkep mempertanyakan komitmen Camat Singkep terkait penataan bazar. Mereka menilai kebijakan pemisahan lokasi berdampak langsung pada penurunan pendapatan.
Bazar UMKM yang kini terpecah menjadi dua titik, termasuk di samping Gedung Juang, dinilai memecah konsentrasi pengunjung. Akibatnya, omzet pedagang turun drastis dalam beberapa pekan terakhir.
Kondisi ini dirasakan pedagang makanan ringan, makanan berat, hingga pemilik wahana permainan anak. Para pelaku usaha menyebut situasi tersebut membuat aktivitas jual beli tidak lagi seramai sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penjual prata, Topik Daeng, mengaku pendapatannya merosot tajam sejak stan dipisah. Ia menyebut keuntungan yang sebelumnya mencapai satu setengah juta rupiah per malam kini hanya sekitar enam ratus ribu rupiah.
““Penjualan menurun drastis. Sebelumnya satu malam bisa untung satu setengah juta rupiah, sekarang hanya sekitar enam ratus ribu rupiah,” kata Topik, Rabu 11 Februari 2026.
Hal serupa disampaikan Insan, penjual kue prasmanan di lokasi yang sama. Ia menilai jumlah pembeli menurun karena pengunjung terbagi di dua kawasan berbeda.
“Lebih baik disatukan lagi stan bazar UMKM dan stan permainan, supaya pembeli tidak terpecah konsentrasinya,” ujar Insan.
Para pedagang berharap seluruh stan bazar dan permainan dapat kembali disatukan. Mereka yakin penyatuan lokasi akan mengembalikan keramaian dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Sementara itu, Camat Singkep Agustiar saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menjelaskan pembukaan stan baru dilakukan untuk menyelesaikan perselisihan sebelumnya. Ia menegaskan stan di samping Gedung Juang hanya diperbolehkan untuk wahana permainan dan lima stan makanan.
Agustiar juga melarang aktivitas jualan di bawah gudang eks timah karena bangunan dinilai rawan roboh. Ia menyatakan akan mengumpulkan seluruh pedagang untuk rapat ulang dan membuka kemungkinan penyatuan kembali lokasi bazar.
“Besok semua stan akan saya kumpulkan untuk rapat ulang, menindaklanjuti keluhan penjual dan masyarakat. Kemungkinan akan kembali disatukan,” tuturnya.(*)
About The Author
Penulis : Wandi














