Tak Terbukti Pidana, Tanjung Buser Siap Lapor Balik Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanjung Buser (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Ilfan Rambe (kiri), menunjukkan surat SP2Lid saat menggelar konferensi pers di kediamannya, Karimun, Jumat (17/4/2026) | Foto: Bustomi

Tanjung Buser (kanan) didampingi kuasa hukumnya, Ilfan Rambe (kiri), menunjukkan surat SP2Lid saat menggelar konferensi pers di kediamannya, Karimun, Jumat (17/4/2026) | Foto: Bustomi

Karimun, Zonamu.com – Suasana kediaman Ahmad Iskandar Tanjung atau yang akrab disapa Tanjung Buser mendadak ramai oleh awak media pada Jumat malam (17/4/2026).

Aktivis yang dikenal vokal ini memberikan pernyataan keras terkait status hukumnya yang selama ini menggantung akibat tuduhan penipuan dan penggelapan yang sempat viral beberapa bulan lalu.

Didampingi kuasa hukumnya, Tanjung Buser secara resmi mengumumkan penerimaan Surat Pemberitahuan Penghentian Penyelidikan (SP2Lid) dari pihak kepolisian. Surat tersebut menjadi bukti otentik bahwa segala tuduhan pidana yang dialamatkan kepadanya tidak terbukti secara hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pernyataannya, Tanjung tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya terhadap dugaan keterlibatan oknum pejabat daerah di balik laporan tersebut. Ia menilai ada penyalahgunaan wewenang dan ketidakpahaman hukum oleh oknum pejabat yang turut melaporkannya.

“Pejabat semestinya menjadi teladan, bukan justru menggunakan kekuasaan untuk melaporkan warga tanpa dasar hukum yang jelas. Saya ini oposisi yang mengkritik kinerja pemerintah. Jika tidak mau dikritik, jangan jadi pejabat,” tegas Tanjung dengan nada bicara tinggi.

Ia juga menyoroti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang membatasi pejabat untuk melaporkan warga secara sembarangan, apalagi jika pelapor tidak memiliki hubungan darah dengan subjek laporan.

Satu fakta mengejutkan yang diungkap Tanjung adalah adanya pengakuan dari seorang saksi yang merupakan mertua dari adik iparnya sendiri. Menurut Tanjung, saksi tersebut datang kepadanya dan mengaku telah dibayar sebesar Rp200.000 oleh pihak tertentu.

Tujuan dari pembayaran tersebut diduga kuat untuk memberikan keterangan agar Tanjung bisa ditangkap, dipenjarakan, hingga diusir dari Karimun. Hal inilah yang mendasari Tanjung menyebut adanya “Aktor Intelektual” di balik kasus ini.

Menanggapi penghentian kasus ini, Pendamping Hukum Tanjung Buser, Ilfan Rambe menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam. Mereka akan segera meluncurkan laporan balik ke Polda Kepri dan Bareskrim Polri terkait dugaan pelanggaran UU ITE Pasal 28 ayat 2.

“Dalam video yang viral sebelumnya, mereka (pelapor) ada menyatakan bahwa Klien saya seorang pendatang, dan jelas ada ungkapan ingin mengusir Klien saya dari Karimun. Jelas ini Sara, menghasut dan menimbulkan kebencian. Kami akan laporkan atas pelanggaran UU ITE,” ungkap Ilfan Rambe.

“Kami akan kejar sampai ke Jakarta. Klien kami dirugikan secara mental dan moral. Ancaman hukuman untuk penyebaran berita bohong ini maksimal 6 tahun penjara atau denda 1 miliar rupiah,” tambahnya.

Ilfan juga menekankan pentingnya menjaga semangat NKRI di wilayah Karimun. Ia mengecam narasi pengusiran terhadap pendatang yang sempat dihembuskan dalam kasus ini.

“Tujuan kami akan melaporkan balik adalah demi memulihkan nama baik keluarga besar Klien saya yang merasa sangat malu atas fitnah tersebut. Dan yang perlu di ingat, kami sangat menolak pembungkaman terhadap pers dan aktivis di era demokrasi,” ucap Ilfan.

Ilfan memberikan pesan langsung kepada pihak-pihak “Aktor Intelektual” yang mencoba menjatuhkan Kliennya, bahwa mereka siap menghadapi siapa pun, termasuk pejabat tinggi sekalipun, di ranah hukum.

“Tunjukkan kekuatan Anda, kita jumpa di Jakarta. Saya pastikan Anda harus bertanggung jawab atas upaya pembungkaman ini,” tutupnya.

About The Author

Penulis : Bustomi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah
Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov
Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding
Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi
Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri
Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan
Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri
Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Zona Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 19:50 WIB

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 November 2026 - 19:26 WIB

Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov

Minggu, 1 November 2026 - 19:12 WIB

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Minggu, 1 November 2026 - 08:11 WIB

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Zona Terkini

Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno | Foto : Wandi

TERKINI

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:50 WIB

Kontingen Kabupaten Lingga | Foto : Wandi

TERKINI

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:12 WIB

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi | Foto : Istimewa

TERKINI

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 08:11 WIB

Ketua PB Porprov Kepri Asmin Patros saat kata sambutan | Foto : Wandi

TERKINI

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:54 WIB