Misteri Batu Berlubang di Lingga Sejarah Kelam dan Aura Mistis yang Terjaga Hingga Kini

- Penulis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Misteri Batu Berlubang di Lingga Sejarah Kelam dan Aura Mistis yang Terjaga Hingga Kini (Foto : Zonamu/Wandi)

Misteri Batu Berlubang di Lingga Sejarah Kelam dan Aura Mistis yang Terjaga Hingga Kini (Foto : Zonamu/Wandi)

Lingga, Zonamu.com – Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, dikenal kaya akan sejarah dan keindahan alamnya. Salah satu situs yang menarik perhatian adalah Batu Berlubang, sebuah tempat bersejarah yang terletak di Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir.

Selain memiliki nilai historis, Batu Berlubang juga menyimpan kisah kelam dan aura mistis yang melekat sejak zaman dahulu.

Jejak Sejarah Batu Berlubang

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut, seorang tokoh masyarakat setempat, Haji Daud (83) mengatakan, Batu Berlubang telah ada jauh sebelum masa kemerdekaan Indonesia. Bahkan, keberadaannya sudah dikenal saat Kerajaan Melayu Lingga masih berdiri sebelum runtuh akibat penjajahan Inggris.

“Batu Berlubang itu sudah ada sejak zaman dahulu. Ketika Kerajaan Melayu Lingga runtuh dan dikuasai Inggris, batu ini sudah dikenal,” kata Haji Daud, Sabtu (1/2/2025).

Haji Daud mengungkapkan bahwa Batu Berlubang menjadi saksi bisu sejarah kelam. Pada masa penjajahan Inggris, seorang tokoh bernama Panaam diduga melakukan serangkaian pembunuhan terhadap siapa saja yang melintasi kawasan tersebut.

“Jasad korban Panaam dibuang ke dalam lubang di Batu Berlubang. Saat itu, belum ada hukum yang mengatur pembunuhan, sehingga kejadian ini terus terjadi,” ujarnya.

Percobaan Jepang dan Lubang Misterius

Menariknya, saat penjajahan Jepang, para tentara Jepang melakukan eksperimen untuk mengetahui sejauh mana lubang di Batu Berlubang itu terhubung. Mereka memasukkan bola besi ke dalam lubang di Bukit Cina, dan bola tersebut muncul di pantai dekat kawasan Batu Berlubang.

“Ini menunjukkan bahwa lubang di Batu Berlubang memiliki jaringan bawah tanah yang luas, tetapi hingga kini, misterinya belum terungkap sepenuhnya,” tuturnya.

Aura Mistis dan Kisah Penampakan

Selain sejarah kelamnya, Batu Berlubang juga dikenal sebagai tempat yang angker. Tok Acai (65), warga Desa Persing, berbagi cerita tentang pengalaman mistis masyarakat setempat.

“Dulu, ada seorang warga yang mengaku melihat sosok bertubuh besar di kawasan Batu Berlubang saat perjalanan pulang ke rumah. Hal ini membuat Batu Berlubang dianggap angker oleh masyarakat,” dia mengatakan.

Namun, Tok Acai menjelaskan bahwa sosok yang diyakini sebagai penjaga tempat tersebut tidak mengganggu masyarakat secara langsung. Sosok itu hanya muncul kepada orang-orang yang takabur atau tidak menghormati tempat tersebut.

“Sosok itu tidak akan mengganggu, kecuali orang yang tidak percaya atau bersikap sombong. Oleh karena itu, masyarakat tetap menghormati tempat ini,” katanya.

Warisan Sejarah dan Kearifan Lokal

Batu Berlubang bukan hanya sekadar situs bersejarah, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat Desa Persing. Meski menyimpan sejarah kelam dan aura mistis, tempat ini tetap menjadi simbol penting bagi masyarakat setempat. Dengan cerita yang terus diwariskan, Batu Berlubang menjadi pengingat akan pentingnya menjaga sejarah dan menghormati kearifan lokal.

Misteri Batu Berlubang masih menjadi daya tarik yang belum terpecahkan sepenuhnya. Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Desa Persing, Batu Berlubang menjadi destinasi yang menawarkan pengalaman unik antara sejarah, budaya, dan misteri.

About The Author

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Kondisi Kejiwaan Jadi Alasan, Puluhan Jurnalis Karimun Sepakat Damai dan Maafkan Pelaku Pengancaman
Evaluasi LKPj 2025, Ansar Komit Perbaiki Kinerja OPD
Pemkab Lingga Gandeng Bank Syariah Bayar THR ASN
Avanza Hilang Kendali, Tabrak Warga Hingga Terjun Laut
SPP Cup 2026 Resmi Bergulir, 25 Tim Siap Bertarung
Tak Terbukti Pidana, Tanjung Buser Siap Lapor Balik Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE
YKI Kepri Kukuhkan Pengurus, Perang Lawan Kanker Dimulai
KOHATI HMI Tanjungpinang-Bintan Kecam Kasus Pelecehan di FH UI
Berita ini 13 kali dibaca

Zona Terkait

Senin, 20 April 2026 - 21:55 WIB

Kondisi Kejiwaan Jadi Alasan, Puluhan Jurnalis Karimun Sepakat Damai dan Maafkan Pelaku Pengancaman

Senin, 20 April 2026 - 14:22 WIB

Evaluasi LKPj 2025, Ansar Komit Perbaiki Kinerja OPD

Senin, 20 April 2026 - 10:36 WIB

Pemkab Lingga Gandeng Bank Syariah Bayar THR ASN

Minggu, 19 April 2026 - 17:53 WIB

Avanza Hilang Kendali, Tabrak Warga Hingga Terjun Laut

Sabtu, 18 April 2026 - 16:27 WIB

SPP Cup 2026 Resmi Bergulir, 25 Tim Siap Bertarung

Zona Terkini

Pemprov Kepri saat sidang paripurna terkait LKPj 2026 (Foto : Zonamu?/Diskominfo Kepri)

TERKINI

Evaluasi LKPj 2025, Ansar Komit Perbaiki Kinerja OPD

Senin, 20 Apr 2026 - 14:22 WIB

Bupati Lingga bersama BRK Syariah saat penandatangan MoU dengan BRK Syariah | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Pemkab Lingga Gandeng Bank Syariah Bayar THR ASN

Senin, 20 Apr 2026 - 10:36 WIB

Rekaman cctv di kawasan coastal area Karimun Mobil Avanza Tabrak pengendara Parkir | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Avanza Hilang Kendali, Tabrak Warga Hingga Terjun Laut

Minggu, 19 Apr 2026 - 17:53 WIB

Tendangan Perdana Oleh Camat Singkep pertanda SPP Cup resmi di gelar | Foto : Zonamu/Harie

OLAHRAGA

SPP Cup 2026 Resmi Bergulir, 25 Tim Siap Bertarung

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:27 WIB