Warga Benan Keberatan Jika Kapal Oceana 9 Mundur dari Kabupaten Lingga

- Penulis

Sabtu, 26 April 2025 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh masyarakat Desa Benan | Foto : Zonamu/Ist

Tokoh masyarakat Desa Benan | Foto : Zonamu/Ist

‎Lingga, Zonamu.com – Masyarakat Desa Benan, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, menyatakan keberatan atas wacana kapal Oceana 9 yang akan menarik diri dari pelayanan di wilayah Lingga.

Kekhawatiran ini muncul seiring polemik trayek antara kapal Oceana 9 dengan Lintas Kepri di Pelabuhan Sei Tenam.

‎Tokoh masyarakat Desa Benan, Mar’at, menegaskan bahwa keberadaan kapal Oceana 9 sangat vital bagi mobilitas warga dan kemajuan pariwisata di desanya.

‎”Tentunya kami sangat keberatan. Mengurus kapal Oceana ini dulu penuh perjuangan, sejak zaman Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Tak mudah mewujudkannya,” kata Mar’at, Sabtu (26/4/2025).

‎Ia menjelaskan, Desa Benan merupakan salah satu desa wisata unggulan di Kabupaten Lingga dan Provinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga : Polemik Kapal di Lingga, Dishub Tegaskan Netral, Fokus pada Pelayanan Masyarakat

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan adanya objek wisata baru seperti Benan Island Resort, yang kini banyak dikunjungi wisatawan mancanegara dari Thailand, Singapura, hingga Malaysia, akses transportasi laut menjadi sangat penting.

‎”Benan sangat membutuhkan akses transportasi yang memadai. Selama ini, banyak tamu yang datang dari Batam dan Tanjungpinang. Tanpa kapal yang singgah di sini, tentu akan menghambat perkembangan pariwisata kami,” ujar Mar’at menjelaskan.

‎Dirinya juga mengapresiasi langkah Dinas Perhubungan Lingga yang telah membuka trayek baru ke Benan, yang dinilai sangat membantu pemulihan ekonomi desa setelah terpukul pasca pandemi COVID-19.

‎”Adanya kapal ini sangat membantu, apalagi ekonomi kami sempat ambruk karena pandemi. Sekarang, wisata mulai hidup kembali berkat adanya transportasi yang lancar,” ia menambahkan.

‎Mar’at menegaskan, jika operator kapal benar-benar menarik diri, maka masyarakat Desa Benan akan sangat kesulitan, tidak hanya untuk mempromosikan wisata, tetapi juga untuk memenuhi kebutuhan logistik sehari-hari.

‎”Kalau kapal Oceana 9 berhenti, kami benar-benar kewalahan. Perjuangan bertahun-tahun menghadirkan kapal ini akan sia-sia, dan dampaknya bukan hanya ke desa, tapi juga ke peningkatan PAD Kabupaten Lingga,” katanya, mengakhiri.(“)

About The Author

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Imigrasi Gandeng Lintas Instansi Pantau Keberadaan WNA di Lingga
Dirjen Imigrasi Perintahkan Jajaran Perkuat Integritas Pelayanan Publik
Dukung Lingkungan Berkelanjutan, PT Timah Bina Bank Sampah Lanjut Berseri di Karimun
Imigrasi Karimun Periksa Kesehatan Pegawai Demi Pelayanan Optimal
Bupati Nizar Dorong Kolaborasi Strategis Bersama Imigrasi
Dukung Kenyamanan Beribadah, PT Timah Bantu Renovasi Musala Al Fajruh di Tanjung Batu
Ini Daftar 36 Siswa yang Lolos Seleksi Ketat Beasiswa PT Timah TA 2026/2027
Kelurahan Dabo Lama Salurkan Bantuan Pangan untuk 360 KPM
Berita ini 22 kali dibaca

Zona Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:15 WIB

Imigrasi Gandeng Lintas Instansi Pantau Keberadaan WNA di Lingga

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:21 WIB

Dirjen Imigrasi Perintahkan Jajaran Perkuat Integritas Pelayanan Publik

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WIB

Dukung Lingkungan Berkelanjutan, PT Timah Bina Bank Sampah Lanjut Berseri di Karimun

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:46 WIB

Imigrasi Karimun Periksa Kesehatan Pegawai Demi Pelayanan Optimal

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:18 WIB

Bupati Nizar Dorong Kolaborasi Strategis Bersama Imigrasi

Zona Terkini

Bupati Lingga saat menerima kunjungan Kanwil Imigrasi Kepri | Foto : Zonamu/Istimewa

TERKINI

Bupati Nizar Dorong Kolaborasi Strategis Bersama Imigrasi

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:18 WIB