Sidang Narkoba, Jaksa Minta Hakim Tolak Pledoi 3 WNA India yang Terancam Hukuman Mati

- Penulis

Kamis, 10 April 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

3 WNA India terancam hukuman mati kembali jalani sidang lanjutan | Foto: A.B

3 WNA India terancam hukuman mati kembali jalani sidang lanjutan | Foto: A.B

 

Karimun, Zonamu.com – Sidang kasus penyelundupan narkoba seberat 106 kilogram sabu kembali digelar di Pengadilan Negeri Karimun dengan menghadirkan tiga warga negara India sebagai terdakwa Raju Muthukumaran, Selvadurai Dinakaran, dan Govindhasamy Vimalkandhan, Kamis 10 April 2025.

Ketiga terdakwa sebelumnya telah dituntut dengan hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Karimun. Sidang kali ini, agenda utama adalah pembacaan replik atau tanggapan JPU terhadap nota pembelaan (pledoi) dari tim kuasa hukum para terdakwa.

JPU Yogi Kaharsyah menyampaikan bahwa sejumlah dalil yang diajukan penasihat hukum tidak berdasar secara hukum. Salah satunya terkait klaim bahwa saksi-saksi yang dihadirkan jaksa tidak menyaksikan langsung tindak pidana yang dilakukan.

“Dalam hukum pidana dikenal adanya alat bukti tidak langsung atau kesaksian berantai. Tidak semua perkara harus ada saksi mata. Contohnya bisa dilihat dalam kasus kopi sianida dan kematian aktivis Munir,” ujar Yogi.

Ia juga mengkritik keterangan ahli yang dihadirkan pihak terdakwa. Menurutnya, peran ahli seharusnya memberikan pendapat profesional, bukan kesaksian seolah mengetahui langsung jalannya kejahatan.

“Kami meragukan kapasitas ahli tersebut. Ia memberi keterangan layaknya saksi fakta, padahal fungsinya bukan itu. Bahkan menyebut sidang ini sebagai peradilan sesat karena tak menghadirkan saksi langsung. Padahal dalam KUHAP dan putusan Mahkamah Agung, persidangan daring pun diperbolehkan,” ucapnya.

Dalam repliknya, JPU juga menanggapi soal bukti foto yang diajukan kuasa hukum terdakwa. Setelah dilakukan pengecekan, foto tersebut ternyata sesuai dengan data dalam ponsel salah satu terdakwa.

“Alih-alih melemahkan dakwaan, foto itu justru memperkuat pembuktian kami. Dalam gambar terlihat mereka melakukan pekerjaan di dalam tangki, yang sebelumnya mereka sangkal dalam persidangan,” tegas Yogi.

Menutup tanggapannya, JPU meminta majelis hakim menolak seluruh pembelaan dari kuasa hukum terdakwa dan tetap menjatuhkan hukuman mati kepada ketiganya.

Sementara itu, tim penasihat hukum terdakwa, Yan Apridho dan Dewi Tinambuna, menyatakan akan memberikan jawaban terhadap replik jaksa dalam sidang berikutnya.

Ketua Majelis Hakim, Yona Lamerossa Ketaren, menunda persidangan dan menjadwalkan sidang lanjutan pada Senin, 14 April 2025, dengan agenda penyampaian duplik atau jawaban terdakwa terhadap replik JPU.

“Tanggapan dapat disampaikan langsung oleh terdakwa atau melalui kuasa hukum. Setelah itu, pemeriksaan perkara dinyatakan selesai,” ujar Yona yang juga menjabat Ketua PN Karimun.

(A.B)

About The Author

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

KOHATI HMI Tanjungpinang-Bintan Kecam Kasus Pelecehan di FH UI
Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru
Pemkab Lingga Sinkronkan Tata Ruang, Cegah Tabrakan Kebijakan
BKOW Kepri Bagikan Bibit, Dorong Pangan Mandiri
Dorong Ketahanan Pangan, PT Timah Bina Peternak Ayam di Karimun
Camat Singkep Barat Lantik Pj Kades Bakong
Mencoba Warisan Rasa di Bengkong Laut: Kisah Kelezatan Bebek Blondo yang Lumer di Lidah
Solidaritas Warga Gladiola 1 Karimun, Gotong Royong Bongkar Puing Kanopi Pasca Puting Beliung
Berita ini 2 kali dibaca

Zona Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:25 WIB

KOHATI HMI Tanjungpinang-Bintan Kecam Kasus Pelecehan di FH UI

Jumat, 17 April 2026 - 12:09 WIB

Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru

Jumat, 17 April 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Lingga Sinkronkan Tata Ruang, Cegah Tabrakan Kebijakan

Kamis, 16 April 2026 - 11:32 WIB

BKOW Kepri Bagikan Bibit, Dorong Pangan Mandiri

Rabu, 15 April 2026 - 23:25 WIB

Dorong Ketahanan Pangan, PT Timah Bina Peternak Ayam di Karimun

Zona Terkini

Gubernur Kepri saat menyerahakan sertifikat lahan kepada Kajati Kepri | Foto : Zonamu/Enji Diskominfo Kepri

TERKINI

Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru

Jumat, 17 Apr 2026 - 12:09 WIB

Penanaman bibit pohon oleh Ketua BKOW Kepri, Ketua TP PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar Ahmad, Wakil Ketua DPP IWAPI Pusat Hanna Hasanah Fadel Muhammad | Foto : Zonamu/Diskominfo Kepri

TERKINI

BKOW Kepri Bagikan Bibit, Dorong Pangan Mandiri

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:32 WIB