Lingga, Zonamu.com – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Dabo Lama mulai menunjukkan “taringnya” dengan jumlah yang tak bisa lagi dianggap sepele. Warga pun diminta tidak hanya mengandalkan fogging, tapi juga bergerak bersama membersihkan lingkungan.
Berdasarkan data Puskesmas Dabo Lama, tercatat sebanyak 19 kasus DBD di wilayah Kampung Baru, Desa Batu Berdaun, Kecamatan Singkep. Angka ini tersebar di beberapa titik permukiman warga.
Kepala Puskesmas Dabo Lama, dr. Hesti Ningrum, menyebut sebaran kasus tersebut. Seperti di RW 3 tercatat 10 kasus, RW 2 sebanyak 6 kasus, RW 1 terdapat 2 kasus, dan RW 5 sebanyak 1 kasus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi ini membuat petugas kesehatan tidak tinggal diam. Langkah cepat pun disiapkan, salah satunya melalui fogging yang telah dilakukan secara estafet di wilayah terdampak.
“Untuk fogging sudah kita lakukan 2 siklus di dua lokasi berbeda. Hari ini fogging di Rw 003, besoknya di RW 002,” kata dr. Hesti, Minggu 5 April 2026.
Namun, fogging tidak bisa asal jalan tanpa persiapan. Petugas sebelumnya menemukan kondisi lingkungan yang belum bersih, sehingga dikhawatirkan hasil penyemprotan tidak maksimal.
“Sore sebelumnya sudah dicek, masih belum bersih, jadi dilakukan gotong royong ulang agar fogging bisa maksimal,” ujarnya.
Pihak puskesmas menegaskan bahwa pemberantasan sarang nyamuk tetap menjadi langkah utama. Fogging hanya solusi jangka pendek untuk membunuh nyamuk dewasa, bukan telur dan jentiknya.
“Warga pun diimbau untuk membersihkan lingkungan, menguras tempat penampungan air, dan menutup wadah terbuka menjadi kunci utama,” jelasnya.
Jika tidak, DBD bisa terus “berulang tayang” seperti sinetron tanpa akhir. Dan tentu, yang jadi korban bukan penonton, tapi masyarakat itu sendiri.(*)
About The Author
Penulis : Wandi














