Lingga, Zonamu.com – Pembahasan anggaran kembali jadi sorotan dalam Rapat Koordinasi Lanjutan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Lingga, Kamis 2 Maret 2026.
Forum ini tak lagi bicara teori, tapi mulai “membedah” mana program yang benar-benar penting dan mana yang hanya numpang lewat di kertas.
Bupati Lingga M. Nizar dan Wakil Bupati Lingga Novrizal bersama jajaran OPD serta tim TAPD turun langsung dalam pembahasan. Suasana rapat mungkin terlihat biasa, tapi isi diskusinya jelas tidak main-main.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat ini menjadi lanjutan dari proses penyusunan anggaran tahun 2026 yang dituntut lebih realistis. Tidak ada lagi ruang untuk program yang hanya bagus di proposal, tapi minim dampak di lapangan.
Dalam forum tersebut, setiap program mulai diuji prioritasnya. Mana yang benar-benar dibutuhkan masyarakat, dan mana yang masih bisa ditunda atau bahkan dicoret.
Wakil Bupati Lingga Novrizal menegaskan pentingnya ketepatan dalam menyusun anggaran. Sehingga anggaran ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin anggaran ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, bukan sekadar formalitas perencanaan,” kata Novrizal.
Ia juga mengingatkan agar OPD tidak asal mengusulkan kegiatan tanpa perhitungan matang. Menurutnya, setiap rupiah harus jelas arah dan manfaatnya.
“Kepada OPD juga harus mengusul sesuai perhitungan yang jelas dan bermanfaat,” ujarnya.
Pembahasan juga menyoroti sinkronisasi kebijakan antar sektor. Jangan sampai program tumpang tindih, atau malah berjalan sendiri-sendiri tanpa hasil yang maksimal.
Rapat ini menjadi pengingat keras bahwa anggaran bukan sekadar angka, tapi tanggung jawab. Jika salah menyusun, yang terdampak bukan hanya laporan, tapi langsung masyarakat di lapangan.(*)
About The Author
Penulis : Wandi














