Lingga, Zonamu.com – Rapat koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Masyarakat (PAKEM) Kabupaten Lingga bukan sekadar kumpul formalitas, tapi jadi ajang memastikan daerah tetap adem tanpa drama yang tak perlu. Semua pihak sepakat, kondisi Lingga masih aman meski tetap diminta jangan lengah.
Kegiatan yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Lingga ini menghadirkan berbagai unsur penting, mulai dari aparat penegak hukum hingga tokoh lintas agama. Mereka duduk bersama, bukan untuk debat panas, tapi memastikan potensi masalah tidak sempat tumbuh.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lingga, Christian Dior Parsaoran Sianturi, menegaskan hasil rapat cukup melegakan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak ditemukan konflik terbuka maupun potensi konflik signifikan antarumat beragama,” katanya.
Artinya, untuk saat ini Lingga masih jauh dari gesekan sosial yang bisa bikin suasana jadi panas. Tapi bukan berarti semua bisa santai sambil ngopi tanpa waspada.
Tim PAKEM juga memastikan tidak ada aktivitas aliran menyimpang di tengah masyarakat. Baik di pemukiman, rumah ibadah, hingga lembaga pendidikan, semuanya masih dalam jalur yang aman.
Namun, para peserta rapat sepakat bahwa ancaman zaman sekarang tidak selalu terlihat langsung di lapangan. Justru, yang sering “diam-diam merayap” ada di media sosial.
“Pengawasan di ruang digital harus diperkuat, karena potensi penyebaran paham radikal dan provokatif bisa muncul dari sana,” ujarnya.
Kalimat ini jadi pengingat bahwa ancaman kini tak selalu pakai pengeras suara, kadang cukup lewat layar ponsel. Sinergi antarinstansi pun disebut sebagai kunci utama menjaga kondisi tetap kondusif.
“Tanpa kerja sama yang solid, upaya pencegahan bisa jadi hanya sebatas wacana,” tuturnya.
Tim PAKEM mengingatkan seluruh pihak agar tetap siaga terhadap berbagai potensi Ancaman, Gangguan, Hambatan, dan Tantangan (AGHT).
Karena menjaga kerukunan itu bukan kerja musiman, tapi tugas bersama yang harus dijaga setiap hari.(*)
About The Author
Penulis : Wandi














