Pulut Santan Tradisi Nikah, Dimasak Berjam Jam

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 14:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lingga, Zonamu.com – Aroma santan yang dimasak perlahan mulai tercium sejak pagi hari. Bukan sekadar masakan biasa, pulut santan ini jadi bagian penting dalam tradisi perkawinan masyarakat.

Proses memasaknya pun tidak instan. Santan dimasak terlebih dahulu, lalu gula dimasukkan sebelum beras ketan atau pulut ditambahkan.

Semua bahan dimasak menggunakan kayu bakar. Proses ini bisa memakan waktu hingga 3 sampai 4 jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski lama, masyarakat tetap menjalaninya dengan penuh kesabaran. Bahkan, momen memasak ini sering jadi ajang kebersamaan.

Salah satu warga Haris atau yang sering disapa Bukoh mengatakan tradisi ini bukan sekadar soal makanan. Ada nilai budaya dan kebersamaan yang dijaga turun-temurun.

“Pulut ini bagian dari adat, terutama saat tepung tawar dan berzanji,” kata Bukoh, Senin 30 Maret 2026.

Menurutnya, tradisi ini harus terus dilestarikan. Dalam prosesi pernikahan, pulut santan melambangkan harapan akan kehidupan rumah tangga yang manis dan lengket.

“Artinya, pasangan diharapkan selalu bersama dalam suka maupun duka,” ujarnya.

Tradisi ini juga mengajarkan makna kesabaran. Sama seperti memasaknya yang butuh waktu lama, rumah tangga juga perlu proses agar tetap utuh.

Jadi, kalau pulut saja dimasak sampai berjam-jam demi hasil terbaik, masa hubungan ingin instan yang ada bukan manis, tapi cepat gosong.

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

SPP Cup 2026 Resmi Bergulir, 25 Tim Siap Bertarung
Tak Terbukti Pidana, Tanjung Buser Siap Lapor Balik Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE
YKI Kepri Kukuhkan Pengurus, Perang Lawan Kanker Dimulai
KOHATI HMI Tanjungpinang-Bintan Kecam Kasus Pelecehan di FH UI
Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru
Pemkab Lingga Sinkronkan Tata Ruang, Cegah Tabrakan Kebijakan
BKOW Kepri Bagikan Bibit, Dorong Pangan Mandiri
Dorong Ketahanan Pangan, PT Timah Bina Peternak Ayam di Karimun
Berita ini 13 kali dibaca

Zona Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:27 WIB

SPP Cup 2026 Resmi Bergulir, 25 Tim Siap Bertarung

Jumat, 17 April 2026 - 21:46 WIB

Tak Terbukti Pidana, Tanjung Buser Siap Lapor Balik Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE

Jumat, 17 April 2026 - 15:52 WIB

YKI Kepri Kukuhkan Pengurus, Perang Lawan Kanker Dimulai

Jumat, 17 April 2026 - 14:25 WIB

KOHATI HMI Tanjungpinang-Bintan Kecam Kasus Pelecehan di FH UI

Jumat, 17 April 2026 - 12:09 WIB

Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru

Zona Terkini

Tendangan Perdana Oleh Camat Singkep pertanda SPP Cup resmi di gelar | Foto : Zonamu/Harie

OLAHRAGA

SPP Cup 2026 Resmi Bergulir, 25 Tim Siap Bertarung

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:27 WIB

YKI Kabupaten Lingga saat di kukuhkan | Foto : Zonamu/Wandi

TERKINI

YKI Kepri Kukuhkan Pengurus, Perang Lawan Kanker Dimulai

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Kepri saat menyerahakan sertifikat lahan kepada Kajati Kepri | Foto : Zonamu/Enji Diskominfo Kepri

TERKINI

Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru

Jumat, 17 Apr 2026 - 12:09 WIB