Nasional, Zonamu.com – Di tengah hangatnya suasana Natal 2025, PT Timah Tbk kembali membuktikan bahwa keberagaman adalah kekuatan. Bukan sekadar seremoni, perusahaan plat merah ini menghadirkan “Kado Natal” nyata yang menyentuh langsung aspek paling mendasar dalam hidup masyarakat: hunian layak dan ruang persaudaraan.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berkelanjutan, PT Timah Tbk mempertegas perannya sebagai pilar harmoni di wilayah operasionalnya.
Bagi Ernawati (45), atau yang akrab disapa Aling, Natal tahun ini membawa keajaiban yang tak pernah ia bayangkan. Warga Desa Padang Baru ini sebelumnya harus bertahan hidup di rumah yang nyaris roboh. Namun kini, ia berdiri di depan pintu rumah permanen yang kokoh, sebuah hasil kolaborasi apik antara PT Timah Tbk dan Pemerintah Desa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya tidak menyangka akan dibuatkan rumah baru. Dulu hanya berharap diperbaiki sedikit saja sudah bersyukur, tapi PT Timah memberikan lebih. Terima kasih telah memberi kami tempat tinggal yang layak,” ujar Aling dengan mata berkaca-kaca.
Pendeta Gustav Rawing dari Gereja Bethel Indonesia menyebut bantuan ini sebagai manifestasi kasih yang konkret.
”Ini kado Natal yang sangat luar biasa bagi jemaat kami yang membutuhkan. Kami bangga dan mendoakan agar PT Timah terus menjadi berkat bagi Bangka Belitung,” tuturnya.
Komitmen PT Timah Tbk juga menyentuh aspek spiritual dan sosial di Mentok, Bangka Barat. Pembangunan Rumah Duka Bakti Kasih di Kelurahan Menjelang menjadi jawaban atas kerinduan umat Katolik Paroki Santa Perawan Maria Pelindung Para Pelaut.
Pastor Raymond menjelaskan betapa krusialnya fasilitas ini bagi mereka yang tinggal jauh dari pusat kota.
Fasilitas ini menyediakan tempat penghormatan terakhir yang tenang dan terhormat serta membantu keluarga berduka yang selama ini terkendala fasilitas persemayaman.
Dukungan PT Timah Tbk bukanlah aksi musiman. Di GPIB Bethesda Mentok, kehadiran perusahaan ini sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga besar.
Rina Megawati (Panitia Hari Besar Gerejawi) dan Pendeta Delila Yosarela Benu, S.Si.Teol, sepakat bahwa PT Timah memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam menjaga hubungan sosial dengan gereja.
”Kehadiran PT Timah menjadi berkat nyata yang dampaknya langsung dirasakan jemaat,” ungkap Pendeta Delila.
Langkah PT Timah Tbk di penghujung tahun 2025 ini mengirimkan pesan kuat, bahwa operasional perusahaan harus berjalan beriringan dengan kesejahteraan masyarakat dan penguatan toleransi.
Dengan membangun rumah, mendukung sarana ibadah, hingga memfasilitasi perayaan hari besar, PT Timah Tbk tidak hanya menambang timah, tetapi juga menanam benih persaudaraan yang akan tumbuh subur di bumi Bangka Belitung.
Penulis : Rian
















