Lingga, Zonamu.com – Pemerintah di Kabupaten Lingga mulai menekan pedal percepatan pembangunan sentra industri kelapa. Bupati dan Wakil Bupati turun langsung menggerakkan koordinasi lintas dinas agar rencana itu tak lagi berhenti di atas kertas.
Mereka mengumpulkan jajaran penting, mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas PTSP hingga Bagian Aset. Pertemuan itu berlangsung serius, membedah setiap hambatan yang selama ini memperlambat lahirnya IKM Sentra Kelapa.
Fokus utama langsung diarahkan pada persoalan perizinan yang sering menjadi simpul masalah. Pemerintah daerah ingin memastikan semua dokumen dan proses administrasi berjalan tanpa berlarut-larut.
Di saat yang sama, persoalan aset juga dibuka terang-terangan di meja diskusi. Lahan, pengelolaan, hingga legalitasnya dipastikan jelas agar pembangunan tidak tersandung di tengah jalan.
Bupati Lingga M. Nizar mengatakan, bahwa kelapa bukan sekadar tanaman biasa bagi masyarakat Lingga. Komoditas ini adalah urat nadi ekonomi yang selama ini hidup di kebun-kebun warga.
“Karena itu, pembangunan sentra industri kelapa diproyeksikan menjadi mesin baru ekonomi daerah,” kata Nizar, Rabu 4 Maret 2026.
Jika rencana ini berjalan sesuai target, peluang usaha baru akan bermunculan. Pelaku UMKM dan petani kelapa akan memiliki ruang lebih luas untuk berkembang.
“Dari sana, kelapa tidak hanya dijual mentah, tetapi diolah menjadi produk bernilai tinggi,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga melihat proyek ini sebagai pintu pembuka lapangan kerja baru. Sentra industri itu diharapkan menyerap tenaga kerja lokal dan menggerakkan ekonomi desa.
Dengan langkah percepatan ini, Lingga ingin membuktikan kelapa bisa menjadi kekuatan industri rakyat. Sentra IKM yang dibangun bukan hanya pabrik pengolahan, tetapi harapan baru bagi kesejahteraan masyarakat.(*)
About The Author
Penulis : Wandi















