Lingga, Zonamu.com – Kapal KM. Sinar Budi GT. 34 tenggelam di perairan Dabo Singkep pada Selasa, (02/12/2025) dini hari. Kapal tersebut tidak mampu menahan terjangan ombak kuat dan angin kencang saat hendak sandar.
Personel Posbinpotmar Dabo menerima informasi kejadian nahas ini pada pukul 03.30 WIB dari Pelabuhan Dabo. Kapal mengalami kebocoran lambung dan kandas.
Kapal KM. Sinar Budi GT. 34 sebelumnya tiba di Pelabuhan Dabo Singkep dari Jambi pada Senin, (01/12/2025) pukul 15.30 WIB. Kapal itu membawa muatan penuh berupa sembako, material bangunan, dan alat elektronik.
Kepala BPBD Lingga Oktanius Wirsal mengatakan, bahwa saat sandar di dermaga ujung pelabuhan sekitar pukul 03.30 WIB, cuaca buruk. Dengan angin kencang dan gelombang tinggi datang menghantam.
“Kapten kapal berinisiatif memindahkan kapal ke area bongkar muat untuk menghindari benturan,” kata Oktanius.
Sayangnya, saat kapal memutar haluan, KM. Sinar Budi mengalami kemiringan parah. Kapal tersebut mengalami kebocoran besar pada bagian lambung kiri, menyebabkan air laut masuk dengan cepat.
Kebocoran ini membuat kapal kehilangan keseimbangan, lalu miring ke kiri dan kandas di lokasi kejadian. “Sebagian besar muatan kapal hanyut dan terapung karena penutup muatan terbuka akibat insiden tersebut,” ujarnya.
Posbinpotmar Dabo langsung bertindak cepat begitu menerima laporan kejadian. Pukul 03.45 WIB, Personel Posbinpotmar segera menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Tim gabungan berhasil mengevakuasi seluruh enam ABK KM. Sinar Budi dalam keadaan selamat, tanpa korban jiwa. Namun, dua ABK mengalami luka ringan dan harus dirawat intensif di RSUD Dabo.
Tim Evakuasi gabungan dari Posbinpotmar Dabo, Satpolairud Polres Lingga, Polsek Dabo, BPBD, dan masyarakat berhasil mengamankan muatan yang hanyut. Kerugian materil akibat tenggelamnya kapal diperkirakan mencapai Rp700 juta hingga Rp800 juta.(*)
About The Author
Penulis : Wandi















