Jangan Mendekat! Bau Menyengat dari KM Polo di Pulau Pekajang Ternyata Berasal dari Sesuatu yang Mengerikan!

- Penulis

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sosok raksasa besi bernama KM Polo yang terdampar di perairan Pulau Pekajang Besar, Kabupaten Lingga | Foto: Istimewa

Sosok raksasa besi bernama KM Polo yang terdampar di perairan Pulau Pekajang Besar, Kabupaten Lingga | Foto: Istimewa

Lingga, Zonamu.com – Pemandangan di perairan Pulau Pekajang Besar, Kabupaten Lingga, kini berubah mencekam. Sosok raksasa besi bernama KM Polo yang terdampar di pesisir pulau tersebut bukan sekadar kapal cargo yang kandas, melainkan sebuah ancaman kesehatan dan keselamatan yang mengintai masyarakat sekitar.

Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dabo Singkep telah menetapkan status waspada dan mengeluarkan imbauan keras agar warga tidak mendekati bangkai kapal tersebut. Alasan di baliknya sangat krusial: KM Polo membawa “bom waktu” berupa limbah biologis dan kimia yang siap mencemari lingkungan.

Komandan Lanal Dabo Singkep, Letkol Laut (P) Hendro Wicaksono, M.Tr.Opsla, membeberkan temuan mengerikan dari hasil pendalaman tim di lapangan. Dari total 10 kontainer yang diangkut oleh KM Polo, separuhnya menyimpan muatan yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengimbau masyarakat agar benar-benar menjauh. Berdasarkan hasil investigasi tim kami di lokasi, terdapat lima kontainer berisi daging yang dipastikan telah membusuk,” tegas Letkol Hendro saat memberikan keterangan resmi di Mako Lanal Dabo Singkep, Jumat (2/1/2026).

Bau busuk yang menyengat dilaporkan mulai tercium dari radius tertentu, menandakan bahwa proses dekomposisi daging di dalam kontainer tersebut sudah pada tahap ekstrem. Kontaminasi udara dan risiko bakteri yang dibawa oleh daging busuk ini menjadi alasan utama mengapa area tersebut kini menjadi zona terlarang bagi warga sipil.

Ancaman tidak berhenti pada daging busuk saja. Tim Lanal Dabo Singkep juga menemukan kondisi palka kapal yang mengkhawatirkan. Di ruang penyimpanan bawah tersebut, ditemukan genangan oli yang telah bercampur dengan air laut.

“Kondisi di dalam palka cukup berisiko. Genangan oli yang bercampur air ini jika terpapar langsung ke kulit atau masuk ke ekosistem sekitar akan membawa dampak kesehatan serius. Ini adalah kombinasi limbah biologis dan sisa bahan bakar yang sangat berbahaya,” tambah Hendro.

Situasi di lapangan semakin dipersulit oleh faktor alam. Saat ini, perairan Lingga, khususnya wilayah Pekajang dan Dabo, tengah memasuki Musim Utara. Fenomena tahunan ini membawa cuaca ekstrem yang membuat proses evakuasi atau pengamanan menjadi sangat berisiko.

Letkol Hendro menjelaskan bahwa ketinggian gelombang di sekitar lokasi kapal terdampar saat ini berkisar antara 1 hingga 4 meter. Kekuatan ombak yang menghantam badan kapal yang sudah kandas bisa sewaktu-waktu mengubah posisi kapal atau bahkan merusak struktur kontainer yang tersisa, yang berpotensi melepaskan lebih banyak limbah ke laut.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, rincian inventaris muatan yang berada di atas KM Polo yakni 5 Kontainer berisi daging (kondisi busuk/rusak), 1 Kontainer kondisi terbuka berisi tumpukan tali dan karung, 4 Kontainer dalam keadaan kosong.

TNI Angkatan Laut terus melakukan pengawasan intensif di lokasi guna memastikan tidak ada warga yang nekat mendekat demi mengambil barang-barang dari kapal tersebut. Keselamatan nyawa dan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama di tengah ancaman lingkungan yang dibawa oleh kandasnya KM Polo.

About The Author

Penulis : Rian

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri
KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah
Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov
Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding
Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi
Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri
Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan
Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri

Zona Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:53 WIB

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri

Minggu, 1 November 2026 - 19:50 WIB

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 November 2026 - 19:26 WIB

Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov

Minggu, 1 November 2026 - 19:12 WIB

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Minggu, 1 November 2026 - 08:11 WIB

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi

Zona Terkini

Tim bola Kabupaten Lingga berhadapan dengan Tim Bola Kabupaten Bintan | Foto : Wandi

TERKINI

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri

Senin, 2 Nov 2026 - 09:53 WIB

Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno | Foto : Wandi

TERKINI

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:50 WIB

Kontingen Kabupaten Lingga | Foto : Wandi

TERKINI

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:12 WIB

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi | Foto : Istimewa

TERKINI

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 08:11 WIB