IKM Lingga Olah Sabut Kelapa Jadi Produk Bernilai Jual Tinggi

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Para pelaku IKM saat melakukan proses pembuatan sapu dari sabut kelapa | Foto : Zonamu/Taupik

Para pelaku IKM saat melakukan proses pembuatan sapu dari sabut kelapa | Foto : Zonamu/Taupik

Lingga, Zonamu.com – Sebanyak 20 pelaku industri kecil menengah (IKM) di Kabupaten Lingga mengikuti pendampingan penerapan standarisasi, sertifikasi produk, dan sistem mutu melalui DAK Non Fisik PK2SKIM 2025. Selama 13 hari, mereka fokus mengolah sabut kelapa menjadi produk sehari-hari yang punya nilai ekonomi.

Berbagai produk lahir dari tangan peserta, mulai dari sapu, cocosheet, pot bunga, keranjang, matras babat, hingga keset kaki. Semua dikerjakan dengan memanfaatkan sabut kelapa yang selama ini kerap dianggap limbah.

Produk yang telah diolah menjadi barang yang memiliki nilai jual | Foto : Zonamu/Taupik

Plt. Kadisperindagkop UKM Lingga, Febrizal Taupik, menegaskan program pendampingan ini dilakukan secara serius. Tujuannya agar setiap karya yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat, tetapi juga memiliki standar mutu yang bisa bersaing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendampingan ini tidak hanya sekadar pelatihan, tapi benar-benar diarahkan agar produk IKM bisa dipakai masyarakat dan dipasarkan lebih luas,” kata Taupik, Kamis (2/10/2025).

Menurutnya, kelapa merupakan komoditas unggulan Lingga yang potensinya masih sangat besar. Produk turunan dari sabut kelapa juga terbukti memiliki nilai jual tinggi, baik di pasar domestik maupun ekspor.

“Harapan terbesar, sentra IKM kelapa ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lingga,” ujarnya.

Pendampingan ini menyasar masyarakat Desa Resang sebagai lokasi pengembangan. Diharapkan, selain menghasilkan produk bernilai, kegiatan ini juga bisa memperkuat citra Lingga sebagai daerah dengan IKM berbasis kelapa yang berkualitas.

Dengan pendekatan tersebut, sabut kelapa yang biasanya terbuang kini justru menjadi sumber penghasilan baru. Ke depan, pelaku IKM didorong untuk mengembangkan inovasi produk agar bisa menembus pasar yang lebih luas.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri
Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan
Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri
Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri
Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga
Menapak Jejak Sejarah Melayu, Kajati Kepri Ziarah ke Lingga
Forum Bandara Sehat Dibentuk, Karimun Bidik Bandara Ramah Lingkungan
Kajati Kepri Kunjungan Kerja ke Kejari Lingga

Zona Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga

Zona Terkini

Ketua PB Porprov Kepri Asmin Patros saat kata sambutan | Foto : Wandi

TERKINI

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:54 WIB

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri | Foto : Wandi

TERKINI

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:50 WIB

Kajati Kepri saat bersalaman dengan para pegawai Kejari Lingga | Foto : Prokopim Lingga

TERKINI

Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:12 WIB