Heboh ‘Guru Beban Negara’, Sri Mulyani Bantah Ucapan dalam Video Deepfake

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan Sri Mulyani | Foto : Zonamu/Instagram

Menteri Keuangan Sri Mulyani | Foto : Zonamu/Instagram

Jakarta, Zonamu.com – Kata guru menjadi trending topic di media sosial X pada Selasa (19/8/2025). Penyebabnya adalah beredarnya video Menteri Keuangan Sri Mulyani yang menyebut guru sebagai “beban negara”. Namun, pernyataan itu kemudian terbukti hasil manipulasi berbasis kecerdasan buatan atau deepfake.

Video tersebut ramai dibagikan sejak Selasa siang dan memicu gelombang kritik terhadap Sri Mulyani. Publik menilai ucapan itu merendahkan profesi guru, padahal guru memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa.

Sri Mulyani pun segera meluruskan kabar yang beredar. Ia menegaskan tidak pernah menyebut guru sebagai beban negara, melainkan sedang menjelaskan tantangan keuangan negara dalam mengelola pendapatan tenaga pendidik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Faktanya, saya tidak pernah menyatakan bahwa guru sebagai beban negara. Video tersebut adalah hasil deepfake dan potongan tidak utuh dari pidato saya dalam Forum Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di ITB pada 7 Agustus lalu,” kata Sri Mulyani melalui akun Instagram @smindrawati, Selasa (19/8) malam.

Sebelumnya, dalam pidato di Konvensi Sains-Teknologi 2025 di Bandung, Sri Mulyani menyinggung soal tantangan profesi guru dan dosen yang seringkali dinilai kurang dihargai karena gajinya tidak besar. Menurutnya, hal itu menjadi salah satu beban struktural yang harus diantisipasi dalam fiskal negara.

“Banyak di media sosial saya selalu mengatakan, menjadi dosen atau guru tidak dihargai karena gajinya tidak besar. Ini salah satu tantangan bagi keuangan negara,” ujarnya dalam pidato aslinya.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana deepfake kian berbahaya dalam membentuk persepsi publik. Teknologi berbasis AI itu mampu memproduksi video dan audio yang seolah-olah nyata, meskipun aslinya tidak pernah terjadi.

Kasus yang menimpa Sri Mulyani menjadi pengingat bahwa literasi digital sangat penting. Masyarakat diminta lebih kritis dalam menyaring informasi, terutama konten viral yang berpotensi dimanipulasi oleh teknologi.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Editor : Ami

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

SPP Cup 2026 Resmi Bergulir, 25 Tim Siap Bertarung
Tak Terbukti Pidana, Tanjung Buser Siap Lapor Balik Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE
YKI Kepri Kukuhkan Pengurus, Perang Lawan Kanker Dimulai
KOHATI HMI Tanjungpinang-Bintan Kecam Kasus Pelecehan di FH UI
Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru
Pemkab Lingga Sinkronkan Tata Ruang, Cegah Tabrakan Kebijakan
BKOW Kepri Bagikan Bibit, Dorong Pangan Mandiri
Dorong Ketahanan Pangan, PT Timah Bina Peternak Ayam di Karimun
Berita ini 18 kali dibaca

Zona Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:27 WIB

SPP Cup 2026 Resmi Bergulir, 25 Tim Siap Bertarung

Jumat, 17 April 2026 - 21:46 WIB

Tak Terbukti Pidana, Tanjung Buser Siap Lapor Balik Terkait Dugaan Pelanggaran UU ITE

Jumat, 17 April 2026 - 15:52 WIB

YKI Kepri Kukuhkan Pengurus, Perang Lawan Kanker Dimulai

Jumat, 17 April 2026 - 14:25 WIB

KOHATI HMI Tanjungpinang-Bintan Kecam Kasus Pelecehan di FH UI

Jumat, 17 April 2026 - 12:09 WIB

Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru

Zona Terkini

Tendangan Perdana Oleh Camat Singkep pertanda SPP Cup resmi di gelar | Foto : Zonamu/Harie

OLAHRAGA

SPP Cup 2026 Resmi Bergulir, 25 Tim Siap Bertarung

Sabtu, 18 Apr 2026 - 16:27 WIB

YKI Kabupaten Lingga saat di kukuhkan | Foto : Zonamu/Wandi

TERKINI

YKI Kepri Kukuhkan Pengurus, Perang Lawan Kanker Dimulai

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Kepri saat menyerahakan sertifikat lahan kepada Kajati Kepri | Foto : Zonamu/Enji Diskominfo Kepri

TERKINI

Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru

Jumat, 17 Apr 2026 - 12:09 WIB