Ibu Muda Melahirkan di Kantor Desa Karena Pustu Rusak

- Penulis

Kamis, 5 Februari 2026 - 18:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suami saat menemani istrinya melahirkan di Kantor Desa | Foto : Zonamu/Atan

Suami saat menemani istrinya melahirkan di Kantor Desa | Foto : Zonamu/Atan

Inhil, Zonamu.com – Seorang ibu muda terpaksa melahirkan di Kantor Desa Kuala Patah Parang, Kecamatan Sungai Batang, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Kondisi ini terjadi karena bangunan pustu setempat dinilai sudah tidak layak digunakan.

Ibu tersebut bernama Fitri, berusia 17 tahun, istri dari Abbas, 28 tahun. Proses persalinan dilakukan di kantor desa dengan fasilitas seadanya dan penuh keterbatasan.

Warga setempat menyebut Pustu di desa itu sudah lama tidak memadai untuk pelayanan kesehatan dasar. Kondisi bangunan dan fasilitas dinilai membahayakan keselamatan ibu dan bayi.

Potrer Kondisi Pustu di Desa Kuala Patah Parang | Foto : Zonamu/Atan

Warga Patah Parang, Atan Caniago, menyampaikan kekecewaannya terhadap pelayanan kesehatan di desa mereka. Ia menilai bidan kerap mengabaikan warga yang tidak mampu secara ekonomi.

Menurut Atan, warga yang dianggap mampu bisa melahirkan di rumah dengan biaya mencapai satu juta rupiah dan mendapat pelayanan hingga tiga hari. Namun bagi warga tidak mampu, pelayanan dinilai sangat minim.

“Bidan desa disini selalu melalaikan warga yang tak mampu. Kalau warga yang mampu melahirkannya di rumah, namun dimintai biaya 1 juta,” kata Atan, Kamis 5 Januari 2026.

Akibat keterbatasan biaya dan kondisi Pustu yang tidak layak, keluarga Fitri akhirnya memilih kantor desa sebagai tempat persalinan. Keputusan tersebut diambil demi keselamatan ibu dan bayi.

“Karena tidak mampu, akhirnya begitu pelayanannya,” ujarnya.

Peristiwa ini memicu keprihatinan warga dan menimbulkan pertanyaan serius soal pemerataan layanan kesehatan di wilayah pedesaan. Warga berharap ada perhatian nyata dari pemerintah daerah.

Masyarakat mendesak agar fasilitas Pustu segera diperbaiki dan pelayanan kesehatan dievaluasi secara menyeluruh. Mereka menegaskan, keselamatan ibu dan bayi tidak boleh dikorbankan oleh buruknya layanan.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

YKI Kepri Kukuhkan Pengurus, Perang Lawan Kanker Dimulai
KOHATI HMI Tanjungpinang-Bintan Kecam Kasus Pelecehan di FH UI
Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru
Pemkab Lingga Sinkronkan Tata Ruang, Cegah Tabrakan Kebijakan
BKOW Kepri Bagikan Bibit, Dorong Pangan Mandiri
Dorong Ketahanan Pangan, PT Timah Bina Peternak Ayam di Karimun
Camat Singkep Barat Lantik Pj Kades Bakong
Mencoba Warisan Rasa di Bengkong Laut: Kisah Kelezatan Bebek Blondo yang Lumer di Lidah
Berita ini 53 kali dibaca

Zona Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 15:52 WIB

YKI Kepri Kukuhkan Pengurus, Perang Lawan Kanker Dimulai

Jumat, 17 April 2026 - 14:25 WIB

KOHATI HMI Tanjungpinang-Bintan Kecam Kasus Pelecehan di FH UI

Jumat, 17 April 2026 - 12:09 WIB

Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru

Jumat, 17 April 2026 - 12:00 WIB

Pemkab Lingga Sinkronkan Tata Ruang, Cegah Tabrakan Kebijakan

Kamis, 16 April 2026 - 11:32 WIB

BKOW Kepri Bagikan Bibit, Dorong Pangan Mandiri

Zona Terkini

YKI Kabupaten Lingga saat di kukuhkan | Foto : Zonamu/Wandi

TERKINI

YKI Kepri Kukuhkan Pengurus, Perang Lawan Kanker Dimulai

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:52 WIB

Gubernur Kepri saat menyerahakan sertifikat lahan kepada Kajati Kepri | Foto : Zonamu/Enji Diskominfo Kepri

TERKINI

Pemprov Kepri Hibahkan Lahan, Jaksa Dapat Mess Baru

Jumat, 17 Apr 2026 - 12:09 WIB

Penanaman bibit pohon oleh Ketua BKOW Kepri, Ketua TP PKK Provinsi Kepri Dewi Kumalasari Ansar Ahmad, Wakil Ketua DPP IWAPI Pusat Hanna Hasanah Fadel Muhammad | Foto : Zonamu/Diskominfo Kepri

TERKINI

BKOW Kepri Bagikan Bibit, Dorong Pangan Mandiri

Kamis, 16 Apr 2026 - 11:32 WIB