Karimun, Zonamu.com – Arya Eka Pratama, siswa SD-SMP Negeri 3 Satu Atap Kundur, Kabupaten Karimun, meraih Juara 1 Lomba Berpidato Bahasa Melayu dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) MGMP Bahasa Indonesia Tuah Serumpun 2026.
Prestasi tersebut diraih Arya setelah tampil dalam perlombaan yang digelar di SMP Negeri 1 Kundur dan SMP Negeri 2 Kundur, Kecamatan Kundur, Kamis 24 September 2026 kemarin.
Ia berhasil mengungguli peserta lainnya melalui kemampuan menyampaikan pidato dengan penguasaan materi, pelafalan, intonasi dan ekspresi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penampilan Arya juga menunjukkan keberanian siswa tampil di hadapan dewan juri. Kemampuan tersebut menjadi salah satu faktor yang mengantarkannya meraih posisi tertinggi pada cabang lomba pidato Bahasa Melayu.
Plt. Kepala SD-SMP Negeri 3 Satu Atap Kundur, Tomi Saputra, mengapresiasi pencapaian tersebut. Menurutnya, prestasi Arya membuktikan siswa di sekolah tersebut memiliki potensi yang dapat berkembang ketika mendapat ruang dan pembinaan yang tepat.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih Arya. Hasil yang didapat ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menunjukkan bahwa siswa kita memiliki potensi yang luar biasa,” ujar Tomi, Minggu 4 Oktober 2026.
Ia mengatakan keberhasilan Arya tidak terlepas dari kemauan berlatih dan bimbingan guru selama persiapan perlombaan. Pembinaan secara berkelanjutan dinilai penting untuk membentuk kemampuan sekaligus kepercayaan diri siswa.
Tomi berharap prestasi tersebut menjadi pemicu bagi siswa lainnya untuk berani mengembangkan kemampuan masing-masing.
“Kita akan terus mendorong kegiatan yang dapat menjadi ruang bagi siswa untuk berprestasi,” tuturnya.
Selain kompetisi, FTBI dinilai memiliki nilai penting dalam menjaga keberadaan bahasa dan budaya daerah di tengah generasi muda. Bahasa Melayu tidak hanya menjadi materi perlombaan, tetapi juga bagian dari warisan budaya yang perlu dikenal dan dilestarikan.
“Melalui kegiatan seperti FTBI, siswa tidak hanya belajar berkompetisi, tetapi juga belajar mencintai bahasa dan budaya daerah. Ini penting agar generasi muda tetap mengenal dan melestarikan warisan budaya kita,” ujarnya.
Raihan Juara 1 tersebut menjadi catatan prestasi bagi SD-SMP Negeri 3 Satu Atap Kundur. Arya sekaligus menunjukkan bahwa keberanian tampil, latihan dan pembinaan dapat membuka jalan bagi siswa untuk bersaing dan berprestasi melalui potensi yang dimilikinya.
About The Author
Penulis : Bustomi















