Lingga, Zonamu.com – Pertalite mendadak sulit ditemukan di sejumlah kios penjualan BBM di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Sabtu 3 Oktober 2026.
Kondisi ini memicu keresahan warga setelah sejumlah kios yang sebelumnya masih menjual Pertalite tiba-tiba tutup dan stok dinyatakan habis.
Situasi tersebut berbanding dengan imbauan Pemerintah Kabupaten Lingga yang sebelumnya meminta masyarakat tidak panik karena ketersediaan Pertalite disebut masih aman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun di lapangan, warga justru mulai kesulitan mendapatkan bahan bakar untuk kebutuhan sehari-hari.
Sejumlah kios minyak di wilayah Kecamatan Singkep terlihat tutup ketika warga datang untuk membeli Pertalite. Bahkan, beberapa kios yang masih beroperasi harus melayani antrean panjang akibat terbatasnya stok.
Salah seorang warga, Muhammad, mengaku mengalami langsung kondisi tersebut ketika hendak mengisi BBM untuk kendaraannya. Ia menyebut kios yang sebelumnya masih buka mendadak tutup dalam waktu singkat.
“Padahal saat saya pergi antar anak, kios-kios masih buka dan minyak masih ada. Ketika mau balik isi bensin, sudah tutup,” kata Muhammad.
Menurut Muhammad, kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya bagi masyarakat. Sebab, perubahan kondisi terjadi begitu cepat, dari kios yang masih memiliki stok menjadi tutup karena BBM habis.
“Ini suatu hal yang aneh. Kios minyak tiba-tiba tutup dan habis dalam waktu sekejap,” ujarnya.
Ia mengatakan meski ada kios yang masih terlihat menjual Pertalite, tetapi masyarakat harus menghadapi antrean panjang untuk mendapatkan BBM.
“Meski ada kios yang buka, tetapi antreannya cukup panjang. Dan itu pasti habis,” katanya.
Ia menyebut kebiasaan kios-kios di Singkep ini suka tiba-tiba tutup nanti ketika minyak datang mereka berbondong-bondong buka.
“Perasaan hanya di Singkep saja yang bbm selalu langka, sementara Kecamatan lain aman-aman saja,” tuturnya.
Muhammad meminta kepada Pemerintah Kabupaten Lingga untuk menertibkan kios-kios nakal.
“Kalau bisa cabut saja izinnya. Malah menyusahkan masyarakat kalau kayak gini,” katanya.(*)
About The Author
Penulis : Wandi















