Tersandera Janji Manis Investasi, Korban Safaringga Tagih Keadilan

- Penulis

Kamis, 17 Juli 2025 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korban investasi bodong saat di temui | Foto : Zonamu/Wandi

Korban investasi bodong saat di temui | Foto : Zonamu/Wandi

Lingga, Zonamu.com – Lima orang korban penipuan investasi bodong yang dilakukan oleh Safaringga, mantan karyawan BNI Life, meminta transparansi dari penyidik Satreskrim Polres Lingga terkait pelaporan aliran dana para korban yang telah ditipu.

Mereka menilai terdapat ketidaksesuaian antara jumlah uang yang dilaporkan penyidik dengan pengakuan tersangka.

Dina, salah satu korban sekaligus perwakilan dari lima korban yang melapor, menyampaikan kekecewaannya terhadap lambannya kejelasan kasus ini, terutama soal total kerugian yang dialami para korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sampai hari ini, jumlah uang yang dilampirkan oleh tim penyidik Satreskrim Polres hanya Rp2,3 miliar. Tapi menurut pengakuan tersangka SR sendiri, total dana dari seluruh korban mencapai Rp7,3 miliar,” kata Dina saat ditemui, Kamis (17/7/2025).

Dina menambahkan bahwa berdasarkan informasi dari Safaringga, jumlah korban penipuan ini mencapai 30 orang. Ia juga menyebutkan bahwa dirinya telah mengalami kerugian pribadi hingga miliaran rupiah.

“Uang saya saja ditipu sebesar Rp1,3 miliar. Teman saya bahkan ada yang tertipu hingga Rp3,2 miliar. Jadi kalau hanya Rp2,3 miliar yang dicatat oleh penyidik, ini jelas tidak transparan,” ujarnya.

Ia dan para korban lainnya meminta agar pihak Polres Lingga, khususnya unit Satreskrim, membuka secara jelas aliran dana serta jumlah kerugian seluruh korban, demi keadilan dan kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum.

“Kami hanya ingin keadilan. Uang kami bisa dikembalikan dan pelaku dihukum sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai ada yang ditutupi,” ucapnya.

Sebelumnya, kasus penipuan investasi bodong ini sempat menjadi perhatian publik karena melibatkan mantan tenaga pemasar dari salah satu anak perusahaan BUMN, serta jumlah kerugian yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri
Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan
Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri
Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri
Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga
Menapak Jejak Sejarah Melayu, Kajati Kepri Ziarah ke Lingga
Forum Bandara Sehat Dibentuk, Karimun Bidik Bandara Ramah Lingkungan
Kajati Kepri Kunjungan Kerja ke Kejari Lingga

Zona Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga

Zona Terkini

Ketua PB Porprov Kepri Asmin Patros saat kata sambutan | Foto : Wandi

TERKINI

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:54 WIB

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri | Foto : Wandi

TERKINI

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:50 WIB

Kajati Kepri saat bersalaman dengan para pegawai Kejari Lingga | Foto : Prokopim Lingga

TERKINI

Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:12 WIB