JPKP Desak DPRD Kepri Buka Dialog Terkait Pinjaman Daerah

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Harian JPKP Kepri, Fachrizan | Foto : Zonamu/Ist

Ketua Harian JPKP Kepri, Fachrizan | Foto : Zonamu/Ist

Tanjungpinang, Zonamu.com – Polemik pinjaman daerah Rp400 miliar kembali memanas saat JPKP Kepri menilai DPRD belum merespons permintaan audiensi mereka. Kondisi ini membuat ruang dialog publik seolah ikut menghilang tanpa jejak.

Ketua Harian JPKP Kepri, Fachrizan, menyebut pihaknya telah melayangkan surat resmi hingga tiga kali sejak awal April 2026. Namun, DPRD dinilai tetap bungkam tanpa kepastian jadwal ataupun penolakan resmi.

“Semestinya DPRD memberi respons, apakah menerima atau menolak audiensi, bukan diam seperti ini,” kata Fachrizan, Rabu 29 April 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fachrizan menegaskan sikap tersebut tidak mencerminkan lembaga yang aspiratif terhadap masyarakat. Menurutnya, diamnya DPRD justru memperkuat kesan minimnya keterbukaan terhadap kebijakan publik.

“Apalagi, pinjaman tersebut berpotensi membebani keuangan daerah dalam jangka panjang,” ujarnya.

Fachrizan juga menyoroti rencana pinjaman dari Bank BJB yang dinilai belum tepat dengan kondisi ekonomi daerah saat ini. Ia bahkan mengingatkan agar kebijakan ini tidak dipaksakan seolah sudah tak bisa diganggu gugat.

“Bukan harga mati, masih ada ruang koreksi melalui APBD Perubahan jika memang tidak sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan kondisi ekonomi di enam kabupaten/kota di Kepridi luar Batam sedang tidak baik-baik saja. Daerah-daerah tersebut sangat bergantung pada perputaran APBD untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Kalau proyek besar dikerjakan pihak luar, uangnya tidak berputar di Kepri. Ini yang harus jadi perhatian serius,” katanya.

Ia mengingatkan kebijakan fiskal seharusnya menyentuh ekonomi lokal, bukan hanya ambisi proyek.

Selain itu, JPKP juga menyoroti potensi tekanan APBD 2027 akibat beban utang dan belanja rutin. Kekhawatiran muncul jika anggaran hanya habis untuk membayar kewajiban tanpa memberi dampak nyata bagi masyarakat.

“Jangan sampai APBD ke depan hanya untuk bayar utang, sementara ekonomi masyarakat justru ambruk,” tutup Fachrizan.(*)

About The Author

Penulis : Andri

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi
Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri
Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan
Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri
Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri
Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga
Menapak Jejak Sejarah Melayu, Kajati Kepri Ziarah ke Lingga
Forum Bandara Sehat Dibentuk, Karimun Bidik Bandara Ramah Lingkungan

Zona Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 08:11 WIB

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Zona Terkini

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi | Foto : Istimewa

TERKINI

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 08:11 WIB

Ketua PB Porprov Kepri Asmin Patros saat kata sambutan | Foto : Wandi

TERKINI

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:54 WIB

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri | Foto : Wandi

TERKINI

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:50 WIB