Lingga, Zonamu.com – Kekosongan stok BBM jenis pertalite di Dabo Singkep selama dua hari terakhir membuat warga mulai gelisah dan harus lebih sabar dari biasanya. Kondisi ini langsung direspons pihak Kecamatan Singkep dengan turun melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah kios minyak.
Hasil sidak menunjukkan kondisi yang tak jauh dari dugaan, sebagian besar kios memang kehabisan stok hingga hanya menyisakan beberapa botol. Bahkan, beberapa kios kecil sudah benar-benar kosong tanpa sisa.
Kasi Ekbang Kecamatan Singkep, Eliati, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sudah cek beberapa kios, yang ambil 10 ribu liter pun ada yang tinggal beberapa liter saja untuk kebutuhan penting seperti mobil ambulans,” kata Eliati, Seini 4 April 2026.
Eliati menjelaskan bahwa kondisi ini terjadi karena pasokan dari agen belum tersedia.
“Orang kios mau ambil di agen, tapi agennya juga kosong, jadi ya seperti lingkaran setan, sama-sama menunggu,” ujarnya.
Informasi dari agen menyebutkan bahwa kapal pengangkut BBM saat ini masih berada di Tanjung Uban dan sedang antre pengisian. Diperkirakan distribusi baru akan tiba di Dabo Singkep dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.
Meski secara administrasi terdapat rekomendasi distribusi hingga 271 ribu liter, namun realisasi di lapangan tidak selalu sesuai.
“Ada kios yang ajukan banyak, tapi tidak diambil semua, bahkan ada yang rekom 10 ribu liter, tapi habisnya hanya sekitar 6 ribu liter,” tuturnya.
Untuk mengantisipasi penumpukan dan potensi risiko di wilayah padat, pemerintah kecamatan menerapkan skema pengambilan bertahap.
“Kalau 10 ribu liter, bisa diambil tiga kali, jadi sekitar 3 ribu liter per pengambilan agar tidak menumpuk,” katanya.
Ke depan, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan kelurahan untuk mendata kebutuhan riil setiap kios. Langkah ini diharapkan membuat distribusi BBM lebih tepat sasaran dan tidak lagi “hilang sebelum sempat dipakai.”(*)
About The Author
Penulis : Wandi














