Lingga, Zonamu.com – Barang kebutuhan pokok di Kabupaten Lingga terancam mengalami kelangkaan. Penyebab utamanya, kapal Roro rute Tungkal–Dabo Singkep hingga kini belum juga beroperasi.
Kondisi ini mulai terasa di pasar-pasar tradisional. Sejumlah lapak pedagang tampak tutup sementara karena kehabisan stok barang.
Sebagian besar kebutuhan pokok di Lingga dipasok dari Batam dan Jambi. Namun terhentinya distribusi membuat pedagang hanya bergantung pada pasokan dari Jambi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ironisnya, kapal Roro Tungkal–Dabo yang menjadi jalur utama angkutan barang belum juga berlayar. Akibatnya, stok cabai, bawang, kentang, wortel, hingga kol mulai langka.
Pedagang Pasar Dabo Singkep, Ranisah, mengaku banyak pedagang terpaksa berhenti berjualan. Stok yang tersisa saat ini merupakan barang lama yang belum habis terjual.
“Jadi yang kami jual stok lama, dan beberapa pedagang berhenti berjualan,” kata Ranisah, Selasa (13/1/2026).
Sebagian pedagang bermodal besar memilih menyewa pompong dari Jambi. Namun cara ini berisiko tinggi dan tidak semua pedagang mampu melakukannya.
“Sebagian pedagang ada yang menyewa pompong dari jambi namun beresiko tinggi,” ujarnya.
Cuaca buruk memperparah kondisi distribusi barang lewat jalur laut. Waktu tempuh tidak bisa dipastikan dan potensi kerugian pedagang semakin besar.
Harga barang kini sangat bergantung pada pasokan yang masuk. Jika stok sedikit dan harga mahal, pedagang terpaksa menjual dengan harga tinggi.
About The Author
Penulis : Wandi














