Kesurupan Massal di SMA Negeri 2 Singkep Sekolah Alihkan Belajar ke Daring

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kesurupan masal di sekolah | Foto : Zonamu/AI

Ilustrasi kesurupan masal di sekolah | Foto : Zonamu/AI

Lingga, Zonamu.com – Suasana mencekam sempat melanda SMA Negeri 2 Singkep setelah sembilan siswi mengalami kesurupan massal saat kegiatan pramuka, Sabtu (28/9/2025) malam. Kejadian ini membuat pihak sekolah memutuskan untuk menghentikan sementara pembelajaran tatap muka.

Kepala SMA Negeri 2 Singkep, Frans Edwinata, mengatakan kejadian itu di luar dugaan karena biasanya kegiatan perkemahan pramuka berjalan lancar tanpa masalah. Namun kali ini, suasana berubah menegangkan ketika satu siswa tiba-tiba kesurupan, disusul beberapa lainnya.

“Ini kejadian luar biasa selama saya menjabat sebagai kepala sekolah. Awalnya hanya satu siswa, lalu berlanjut hingga Senin saat pengajian, beberapa siswa kembali kesurupan,” kata Frans, Rabu (1/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, total ada sembilan siswi yang mengalami kesurupan. Kondisi mereka sempat mengkhawatirkan, tetapi kini berangsur membaik setelah mendapat perhatian khusus dari sekolah maupun orang tua.

“Kami tidak lepas tangan. Para siswa yang terdampak sudah kami serahkan ke orang tuanya dan dilakukan ruqyah sebagai langkah pemulihan. Kami berharap ini yang pertama dan terakhir,” tegasnya.

Atas pertimbangan kondisi tersebut, pihak sekolah mengajukan izin kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kepri untuk menerapkan pembelajaran daring sementara. Izin pun diberikan, sehingga mulai 30 September hingga 3 Oktober 2025 seluruh siswa belajar dari rumah.

“Kami ingin siswa bisa beristirahat agar kondisi fisik dan mental mereka pulih. Setelah itu pembelajaran akan kembali normal,” jelas Frans.

Peristiwa ini sontak menjadi perbincangan masyarakat sekitar. Warga mengaku terkejut karena insiden kesurupan massal di sekolah jarang terjadi, apalagi sampai membuat kegiatan belajar dialihkan ke daring.

Meski demikian, pihak sekolah memastikan situasi kini sudah terkendali. Seluruh siswa dinyatakan aman, sementara siswi yang sempat kesurupan terus dipantau pemulihannya.(*)

About The Author

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Tarian Tin Singkep Bangkitkan Kenangan Luka Sejarah
Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan
Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat
Pantai Batu Berdaun Dibersihkan, Kajari Lingga Ajak Semua Bergerak
Tembus Target 119%, PT Timah Raih Laba Bersih Rp1,31 Triliun Sepanjang 2025
Dari Layar ke Aksi, Pelajar Kepri Kampanyekan Cinta Lingkungan
66 Peserta Bersaing Rebut 24 Kursi Paskibra Lingga
Bawaslu Bintan Jemput Bola Sosialisasikan JDIH ke Masyarakat
Berita ini 454 kali dibaca

Zona Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 13:28 WIB

Tarian Tin Singkep Bangkitkan Kenangan Luka Sejarah

Sabtu, 25 April 2026 - 13:24 WIB

Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:24 WIB

Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat

Jumat, 24 April 2026 - 10:08 WIB

Pantai Batu Berdaun Dibersihkan, Kajari Lingga Ajak Semua Bergerak

Kamis, 23 April 2026 - 21:04 WIB

Tembus Target 119%, PT Timah Raih Laba Bersih Rp1,31 Triliun Sepanjang 2025

Zona Terkini

Persembahan tarian tin from Singkep Island | Foto : Zonamu/ist

TERKINI

Tarian Tin Singkep Bangkitkan Kenangan Luka Sejarah

Minggu, 26 Apr 2026 - 13:28 WIB

Sekda Lingga Armia saat di wawancarai | Foto : Zonamu/Wandi

TERKINI

Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 13:24 WIB

Sidang Kasus Korupsi Jembatan Marok Kecil di Tanjungpinang | Foto : Zonamu/Ist

Korupsi

Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:24 WIB