Harga Santan Melonjak Naik, Tembus Rp40 Ribu

- Penulis

Sabtu, 8 Maret 2025 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga Santan Melonjak Naik, Tembus Rp40 Ribu | foto : zonamu/Aji

Harga Santan Melonjak Naik, Tembus Rp40 Ribu | foto : zonamu/Aji

 

Tanjungpinang, Zonamu.com – Harga santan kelapa di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), mengalami kenaikan signifikan pada awal Ramadhan tahun ini.

Kenaikan harga ini telah berlangsung sejak November 2024 dan mencapai puncaknya saat ini.

Bambang Triyono, salah seorang pedagang santan di Tanjungpinang, mengungkapkan bahwa harga santan mengalami kenaikan bertahap sejak November lalu.

“Mulai dari Rp22.000, Rp25.000, hingga sekarang mencapai Rp40.000 per kilogram,” ujarnya.

Menurutnya, faktor utama yang menyebabkan lonjakan harga santan adalah persaingan ekspor kelapa dari daerah asal seperti Natuna.

“Informasi dari kebun, kenaikan ini disebabkan oleh harga ekspor yang meningkat. Kalau mengikuti harga ekspor, stok memang aman, tetapi harganya jadi tinggi,” tambah Bambang.

Ia juga mengungkapkan bahwa harga santan saat ini merupakan yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

“Tahun-tahun sebelumnya tidak sampai Rp25.000, maksimal Rp22.000-Rp23.000,” katanya.

Meskipun harga naik, permintaan santan di pasaran masih stabil. Namun, para konsumen mengeluhkan lonjakan harga yang cukup drastis.

“Keluhan pasti ada, karena ini termasuk kenaikan tertinggi,” kata Bambang.

Dalam sehari, Bambang bisa mengolah sekitar 500 butir kelapa untuk dijadikan santan. Harga kelapa dari kebun di Natuna sendiri saat ini berkisar Rp8.000 hingga Rp9.000 per butir, tergantung biaya transportasi.

“Selain dari Natuna, pasokan kelapa sebenarnya juga bisa berasal dari wilayah lain seperti Jambi dan Riau. Namun, untuk sementara, pasokan ke sini masih bergantung pada Natuna,” tuturnya.

About The Author

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Bappenas Lirik Penyengat, Tugu Bahasa Jadi Magnet Wisata
Akademisi Malaysia Kagumi Manuskrip Penyengat, Siap Jalin Kerja Sama
Silaturahmi PN Tanjungpinang, Sinergi Daerah Makin Diperkuat
Bupati Nizar Hadiri Musrenbang, Lingga Raih Penghargaan Keuangan Daerah
PT Timah Berdayakan KWT Lanjut Lestari di Karimun Melalui Produksi Terasi ‘Belacan Cinta’
Sidang Jembatan Marok Kecil Hakim Turun Lapangan, Ahli Adu Hitung
Cabai Lingga Mulai Panen, Harga Tak Lagi Pedih
Jurnalis Versus Jaksa, Futsal Seru Penuh Tawa
Berita ini 15 kali dibaca

Zona Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 13:40 WIB

Bappenas Lirik Penyengat, Tugu Bahasa Jadi Magnet Wisata

Minggu, 12 April 2026 - 13:27 WIB

Akademisi Malaysia Kagumi Manuskrip Penyengat, Siap Jalin Kerja Sama

Sabtu, 11 April 2026 - 21:13 WIB

Silaturahmi PN Tanjungpinang, Sinergi Daerah Makin Diperkuat

Jumat, 10 April 2026 - 22:32 WIB

Bupati Nizar Hadiri Musrenbang, Lingga Raih Penghargaan Keuangan Daerah

Kamis, 9 April 2026 - 17:21 WIB

PT Timah Berdayakan KWT Lanjut Lestari di Karimun Melalui Produksi Terasi ‘Belacan Cinta’

Zona Terkini

Rancangan Tugu Bahasa di Pulau Penyengat | Foto : Zonamu/Dokumen PUPP Kepri

TERKINI

Bappenas Lirik Penyengat, Tugu Bahasa Jadi Magnet Wisata

Minggu, 12 Apr 2026 - 13:40 WIB

Pemkab Lingga sambut rombongan Wakil Ketua PN Tanjungpinang beserta anggota | Foto : Zonamu/Prokopim Lingga

TERKINI

Silaturahmi PN Tanjungpinang, Sinergi Daerah Makin Diperkuat

Sabtu, 11 Apr 2026 - 21:13 WIB