Fraksi PDIP Usul Tunjangan Perumahan DPR Dihentikan

- Penulis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 11:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puan Maharani Ketua DPR RI saat mengunjungi rumah duka Affan Kurniawan | Foto : Zonamu/Ist

Puan Maharani Ketua DPR RI saat mengunjungi rumah duka Affan Kurniawan | Foto : Zonamu/Ist

Jakarta, Zonamu.com – Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) DPR RI mengusulkan agar tunjangan perumahan anggota DPR dihentikan. Usulan ini dinilai penting demi menjaga nilai kepatutan dan kepekaan terhadap kondisi rakyat.

Anggota Fraksi PDIP, Said Abdullah, menegaskan politik tidak boleh hanya bicara rasionalitas dan kesepakatan. Menurutnya, etika, empati, dan simpati harus menjadi pijakan utama.

“Ukuran utama bukan hanya soal kesepakatan antarfraksi, tetapi juga apakah DPR mampu mengukur diri,” kata Said, Sabtu (30/8/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan bahwa dalam situasi ekonomi yang masih sulit, fasilitas berlebihan bagi wakil rakyat bisa memicu ketidakpercayaan publik. Rakyat akan membandingkan kehidupan DPR dengan kondisi mereka sehari-hari.

“Rakyat mempertanyakan kinerja DPR, sementara di sisi lain tunjangan yang diterima jumlahnya jauh dari ukuran kehidupan rakyat kebanyakan,” tegasnya.

Said menambahkan, bila anggota DPR memiliki empati, semestinya tidak ada fasilitas yang dianggap berlebihan. Sebaliknya, wakil rakyat harus bekerja dengan simpati dan berpihak kepada rakyat.

Ia menekankan pentingnya mendengar aspirasi masyarakat. Dengan memperjuangkan aspirasi, DPR bisa menjaga marwahnya sebagai lembaga perwakilan.

“Dengan denyut aspirasi rakyat yang terus bisa diperjuangkan, maka dengan sendirinya marwah DPR bisa dijaga,” ujarnya.

Said juga mengungkapkan bahwa pimpinan Fraksi PDIP telah mengingatkan anggotanya untuk memiliki sense of crisis. DPR diminta selalu mawas diri karena menjadi etalase yang terbuka bagi publik.

Atas dasar itu, Fraksi PDIP meminta tunjangan perumahan dan fasilitas lain yang melampaui kepatutan dihentikan. “Semua itu akan menjadi pelajaran buat kami ke depannya,” tutup Said.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Editor : Ami

Sumber Berita: CNN Indonesia

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Tarian Tin Singkep Bangkitkan Kenangan Luka Sejarah
Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan
Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat
Pantai Batu Berdaun Dibersihkan, Kajari Lingga Ajak Semua Bergerak
Tembus Target 119%, PT Timah Raih Laba Bersih Rp1,31 Triliun Sepanjang 2025
Dari Layar ke Aksi, Pelajar Kepri Kampanyekan Cinta Lingkungan
66 Peserta Bersaing Rebut 24 Kursi Paskibra Lingga
Bawaslu Bintan Jemput Bola Sosialisasikan JDIH ke Masyarakat
Berita ini 25 kali dibaca

Zona Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 13:28 WIB

Tarian Tin Singkep Bangkitkan Kenangan Luka Sejarah

Sabtu, 25 April 2026 - 13:24 WIB

Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:24 WIB

Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat

Jumat, 24 April 2026 - 10:08 WIB

Pantai Batu Berdaun Dibersihkan, Kajari Lingga Ajak Semua Bergerak

Kamis, 23 April 2026 - 21:04 WIB

Tembus Target 119%, PT Timah Raih Laba Bersih Rp1,31 Triliun Sepanjang 2025

Zona Terkini

Persembahan tarian tin from Singkep Island | Foto : Zonamu/ist

TERKINI

Tarian Tin Singkep Bangkitkan Kenangan Luka Sejarah

Minggu, 26 Apr 2026 - 13:28 WIB

Sekda Lingga Armia saat di wawancarai | Foto : Zonamu/Wandi

TERKINI

Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 13:24 WIB

Sidang Kasus Korupsi Jembatan Marok Kecil di Tanjungpinang | Foto : Zonamu/Ist

Korupsi

Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:24 WIB