Lingga, Zonamu.com – Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Maya Sari, menghadiri kegiatan peresmian operasional Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari Kecamatan Lingga. Kehadiran pimpinan legislatif tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat di wilayah Kabupaten Lingga.
Kegiatan peresmian berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari jajaran pemerintah daerah, kepolisian, pengurus Bhayangkari, hingga tokoh masyarakat setempat. Momentum ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi persoalan gizi di daerah.
Maya Sari menyampaikan bahwa keberadaan dapur SPPG menjadi solusi konkret dalam mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat. Ia menilai program ini sangat relevan, terutama bagi daerah kepulauan seperti Lingga yang memiliki tantangan tersendiri dalam distribusi pangan dan akses terhadap makanan bergizi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, peningkatan kualitas gizi masyarakat harus menjadi perhatian bersama. Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus menyentuh aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Ketua DPRD Lingga Maya Sari mengapresiasi langkah Yayasan Kemala Bhayangkari yang menghadirkan dapur pelayanan gizi di Kecamatan Lingga. Ia menilai inisiatif tersebut mencerminkan kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil,” kata Maya, Selasa 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan bahwa pemenuhan gizi yang baik sangat berpengaruh terhadap kualitas sumber daya manusia. Anak-anak yang mendapatkan asupan nutrisi yang cukup akan tumbuh lebih sehat, cerdas, dan produktif di masa depan.
Maya Sari juga menekankan pentingnya pencegahan stunting melalui program-program yang berkelanjutan. Ia menyebut bahwa salah satu kunci utama dalam menekan angka stunting adalah memastikan ketersediaan makanan bergizi yang mudah diakses oleh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh pihak untuk terus berperan aktif dalam mendukung program peningkatan gizi. Ia percaya bahwa kolaborasi antara pemerintah, organisasi sosial, dan masyarakat akan memberikan dampak yang lebih besar.
“Jika dibandingkan upaya yang dilakukan secara sendiri-sendiri,” ujarnya.
Pihak Yayasan Kemala Bhayangkari menjelaskan bahwa dapur SPPG akan berfungsi sebagai pusat penyediaan makanan sehat bagi masyarakat. Selain itu, dapur ini juga akan digunakan untuk berbagai kegiatan sosial yang berkaitan dengan edukasi gizi.
Melalui dapur tersebut, masyarakat akan mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya pola makan sehat. Edukasi ini menjadi bagian penting dalam mengubah kebiasaan masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan.
Maya Sari menyambut baik konsep tersebut dan menilai edukasi gizi harus berjalan seiring dengan penyediaan makanan bergizi. Ia menegaskan bahwa perubahan pola hidup masyarakat membutuhkan proses yang berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan bahwa makanan bergizi tidak selalu harus mahal. Dengan pemanfaatan bahan pangan lokal, masyarakat dapat memenuhi kebutuhan nutrisi secara optimal tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Dalam kegiatan tersebut, para undangan juga melihat langsung fasilitas dapur yang telah disiapkan. Dapur tersebut dirancang dengan standar kebersihan yang baik agar proses pengolahan makanan dapat dilakukan secara higienis.
Pengurus Bhayangkari menjelaskan bahwa dapur ini akan melibatkan berbagai pihak dalam pelaksanaannya. Partisipasi masyarakat diharapkan dapat memperkuat keberlanjutan program yang dijalankan.
Maya Sari menilai keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program sosial seperti ini. Ia menyebut bahwa program yang melibatkan masyarakat secara langsung akan lebih mudah diterima dan memberikan dampak yang lebih luas.
Ia juga menekankan bahwa pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung program-program yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut dapat berupa kebijakan, anggaran, maupun fasilitasi kegiatan.
Menurutnya, DPRD Lingga akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia memastikan bahwa program-program yang memberikan manfaat nyata akan mendapatkan perhatian serius dari lembaga legislatif.
Dalam sambutannya, Maya Sari juga mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap kesehatan. Ia menilai kesadaran akan pentingnya gizi harus ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.
Ia berharap dapur SPPG dapat menjadi pusat kegiatan yang tidak hanya menyediakan makanan, tetapi juga menjadi tempat belajar bagi masyarakat. Dengan demikian, manfaat yang dihasilkan akan lebih luas dan berkelanjutan.
Peresmian dapur SPPG ini juga menjadi simbol kuatnya sinergi antara berbagai pihak dalam membangun daerah. Kolaborasi yang baik akan menciptakan berbagai inovasi dalam pelayanan kepada masyarakat.
Para tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungan mereka terhadap program ini. Mereka berharap dapur SPPG dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesehatan keluarga.
Maya Sari menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari keberadaannya, tetapi juga dari dampak yang dihasilkan. Ia berharap dapur SPPG dapat benar-benar membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.
Ia juga mengingatkan pentingnya evaluasi secara berkala terhadap program yang dijalankan. Evaluasi ini diperlukan untuk memastikan bahwa program tetap berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat maksimal.
Dalam kegiatan tersebut, suasana kebersamaan terlihat sangat kental. Para peserta saling berdiskusi dan berbagi pandangan mengenai berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Maya Sari menilai momen seperti ini sangat penting untuk memperkuat komunikasi antar lembaga. Ia percaya bahwa komunikasi yang baik akan mempermudah koordinasi dalam menjalankan berbagai program pembangunan.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga komitmen dalam mendukung program peningkatan gizi. Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama dalam mencapai hasil yang diharapkan.
Dapur SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari Kecamatan Lingga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Program ini menunjukkan bahwa inovasi dalam pelayanan sosial dapat dilakukan melalui kerja sama yang solid.
Maya Sari berharap semakin banyak pihak yang terinspirasi untuk menghadirkan program serupa. Dengan demikian, upaya peningkatan gizi masyarakat dapat dilakukan secara lebih luas.
Ia juga menekankan bahwa perhatian terhadap kesehatan masyarakat harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah. Kesehatan yang baik akan menjadi dasar bagi kemajuan di berbagai sektor.
Melalui kegiatan ini, DPRD Lingga menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program yang berdampak langsung kepada masyarakat. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Lingga yang lebih sehat dan sejahtera.
Peresmian dapur SPPG akhirnya menjadi langkah awal dari berbagai program yang akan dijalankan ke depan. Semua pihak berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Dengan adanya dapur SPPG, masyarakat kini memiliki akses yang lebih baik terhadap makanan bergizi. Fasilitas ini diharapkan dapat membantu mengurangi berbagai masalah kesehatan yang berkaitan dengan kekurangan gizi.
Maya Sari menutup kegiatan dengan harapan besar terhadap masa depan Kabupaten Lingga. Ia percaya bahwa dengan kerja sama yang kuat, berbagai tantangan dapat diatasi dan masyarakat dapat hidup lebih sehat.
Ia juga menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal berbagai program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. Pengawasan ini dilakukan agar setiap program berjalan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Kegiatan peresmian ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap masyarakat dapat diwujudkan melalui langkah nyata. Kolaborasi yang baik akan menghasilkan program yang bermanfaat dan berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan, Kabupaten Lingga terus bergerak menuju arah yang lebih baik. Program dapur SPPG menjadi salah satu langkah penting dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
Ke depan, berbagai program serupa diharapkan dapat terus berkembang. Dengan dukungan semua pihak, Lingga dapat menjadi daerah yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga unggul dalam kualitas kesehatan masyarakatnya.
About The Author
Penulis : Wandi














