Disperindagkop Lingga Targetkan Produk Ekspor

- Penulis

Rabu, 25 Juni 2025 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IKM Sentra Kelapa di Desa Resang Lingga | Foto : Zonamu/Wandi

IKM Sentra Kelapa di Desa Resang Lingga | Foto : Zonamu/Wandi

Lingga, Zonamu.com – Setelah dua tahun terbengkalai, Industri Kecil Menengah (IKM) Sentra Kelapa di Kecamatan Singkep Selatan kembali diaktifkan oleh Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (DisperindagKop UKM).

Langkah awal yang dilakukan adalah memanfaatkan limbah sabut kelapa menjadi dua produk utama, yakni Coco Peat dan Coco Veber, yang memiliki nilai ekonomi tinggi baik untuk pasar dalam negeri maupun luar negeri.

“Untuk gebrakan awal, kita akan menjalankan produksi Coco Peat dan Coco Veber dari bahan baku sabut kelapa,” kata Kepala Bidang Industri Disperindagkop UKM Lingga, Zafrinaldi, Rabu (25/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Coco Peat akan digunakan sebagai media tanam dan pupuk kompos di bidang pertanian, sementara Coco Veber akan menjadi bahan dasar produk turunan seperti meja mabel, bantal, dan kasur.

“Coco Veber hasil produksi pertama nantinya akan diolah kembali menjadi produk jadi seperti mabel, bantal, dan kasur yang siap pakai dan siap dipasarkan,” ujarnya.

IKM Sentra Kelapa ini akan dikelola oleh pihak ketiga, sementara Disperindagkop UKM Lingga berperan sebagai pengawas, memastikan kegiatan industri berjalan sesuai target dan berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami bertugas mengawasi jalannya produksi agar hasil dari IKM Sentra Kelapa masuk ke PAD. Pengelolaan sepenuhnya oleh pihak ketiga,” jelasnya.

Zafrinaldi menegaskan, meskipun pengelolaan berada di tangan pihak ketiga, Disperindagkop UKM mendorong agar tenaga kerja berasal dari masyarakat tempatan yang memiliki keahlian sesuai kebutuhan produksi.

“Kami menekan agar pekerja yang direkrut diprioritaskan dari masyarakat lokal,” tambahnya.

Produk dari IKM Sentra Kelapa ini dirancang untuk menjangkau pasar dalam negeri dan luar negeri, tergantung pada kebutuhan dan permintaan pasar.

Dengan diaktifkannya kembali IKM Sentra Kelapa, Pemerintah Kabupaten Lingga berharap dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mengoptimalkan potensi ekonomi lokal berbasis kelapa yang selama ini belum termanfaatkan maksimal.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan
Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat
Pantai Batu Berdaun Dibersihkan, Kajari Lingga Ajak Semua Bergerak
Tembus Target 119%, PT Timah Raih Laba Bersih Rp1,31 Triliun Sepanjang 2025
Dari Layar ke Aksi, Pelajar Kepri Kampanyekan Cinta Lingkungan
66 Peserta Bersaing Rebut 24 Kursi Paskibra Lingga
Bawaslu Bintan Jemput Bola Sosialisasikan JDIH ke Masyarakat
Kajari Lingga Sosialisasi Ketahanan Pangan di Singkep
Berita ini 15 kali dibaca

Zona Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 13:24 WIB

Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:24 WIB

Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat

Jumat, 24 April 2026 - 10:08 WIB

Pantai Batu Berdaun Dibersihkan, Kajari Lingga Ajak Semua Bergerak

Kamis, 23 April 2026 - 21:04 WIB

Tembus Target 119%, PT Timah Raih Laba Bersih Rp1,31 Triliun Sepanjang 2025

Kamis, 23 April 2026 - 15:52 WIB

Dari Layar ke Aksi, Pelajar Kepri Kampanyekan Cinta Lingkungan

Zona Terkini

Sekda Lingga Armia saat di wawancarai | Foto : Zonamu/Wandi

TERKINI

Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 13:24 WIB

Sidang Kasus Korupsi Jembatan Marok Kecil di Tanjungpinang | Foto : Zonamu/Ist

Korupsi

Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:24 WIB