Puting Beliung Mengamuk, Rumah Warga Porak Poranda

- Penulis

Senin, 6 April 2026 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret kondisi rumah melayu lama yang dihantam puting beliung dini hari tadi | Foto : Zonamu/Yuda

Potret kondisi rumah melayu lama yang dihantam puting beliung dini hari tadi | Foto : Zonamu/Yuda

Lingga, Zonamu.com – Angin puting beliung datang tanpa permisi dan langsung membuat warga Pasir Kuning terbangun dari tidur. Suaranya bukan lagi seperti angin biasa, tapi sudah seperti alarm darurat dari alam.

Peristiwa itu terjadi Senin 6 April 2026 dini hari sekitar pukul 01.30 WIB. Warga sempat panik karena kerasnya angin disertai benda-benda yang beterbangan ke segala arah.

Salah satu rumah yang terdampak parah adalah milik Hadijah (61) dan suaminya Hamidi (63). Rumah panggung Melayu lama yang mereka tempati kini berubah jadi puing dalam hitungan menit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atap seng, rangka kayu, hingga bagian bangunan lainnya terlepas dari struktur rumah. Bahkan, ada seng yang jalan-jalan sampai tersangkut di pohon durian sejauh sekitar 100 meter.

Halaman yang sebelumnya asri dengan pepohonan buah kini tampak seperti lokasi uji coba badai. Buah mangga yang tadinya masih di pohon, kini ramai-ramai turun tanpa diundang.

Tak hanya mangga, sejumlah dahan pohon juga patah akibat kuatnya terjangan angin. Pemandangan ini memperlihatkan betapa ganasnya puting beliung yang melanda kawasan tersebut.

Kepala Desa Tanjung Harapan, Irwansyah, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan.

“Kami sudah mendata rumah korban dan melaporkannya ke BPBD serta Dinas Sosial,” kata Irwansyah.

Ia juga menambahkan bahwa warga bersama pihak terkait langsung melakukan gotong royong membersihkan puing-puing.

“Meski ada beberapa rumah lain yang terdampak, kerusakannya tidak separah yang dialami Hadijah,” ujarnya.

Peristiwa ini jadi pengingat bahwa alam bisa berulah kapan saja tanpa jadwal. Karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan tetap jadi hal utama, meski kita tidak pernah tahu kapan angin akan berubah jadi bencana.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan
Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat
Pantai Batu Berdaun Dibersihkan, Kajari Lingga Ajak Semua Bergerak
Tembus Target 119%, PT Timah Raih Laba Bersih Rp1,31 Triliun Sepanjang 2025
Dari Layar ke Aksi, Pelajar Kepri Kampanyekan Cinta Lingkungan
66 Peserta Bersaing Rebut 24 Kursi Paskibra Lingga
Bawaslu Bintan Jemput Bola Sosialisasikan JDIH ke Masyarakat
Kajari Lingga Sosialisasi Ketahanan Pangan di Singkep
Berita ini 36 kali dibaca

Zona Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 13:24 WIB

Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan

Jumat, 24 April 2026 - 18:24 WIB

Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat

Jumat, 24 April 2026 - 10:08 WIB

Pantai Batu Berdaun Dibersihkan, Kajari Lingga Ajak Semua Bergerak

Kamis, 23 April 2026 - 21:04 WIB

Tembus Target 119%, PT Timah Raih Laba Bersih Rp1,31 Triliun Sepanjang 2025

Kamis, 23 April 2026 - 15:52 WIB

Dari Layar ke Aksi, Pelajar Kepri Kampanyekan Cinta Lingkungan

Zona Terkini

Sekda Lingga Armia saat di wawancarai | Foto : Zonamu/Wandi

TERKINI

Sekda Ungkap Transfer Pusat Lancar, DBH Tertahan

Sabtu, 25 Apr 2026 - 13:24 WIB

Sidang Kasus Korupsi Jembatan Marok Kecil di Tanjungpinang | Foto : Zonamu/Ist

Korupsi

Kasus Marok Kecil, JA-YL Dituntut 3 Tahun, WP-DS Lebih Berat

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:24 WIB