Lingga, Zonamu.com – Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Pendidikan menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Perencanaan Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan dan SPMB yang digelar Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau, Selasa, 21 April 2026. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Lingga.
FGD dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3101/B/MDM.A/PR.07.05/2026 tertanggal 9 Februari 2026. Surat tersebut mengatur indikator kinerja urusan pendidikan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat perencanaan dan penganggaran pendidikan berdasarkan capaian indikator tahun 2026. BPMP Kepri berperan memberikan pendampingan kepada pemerintah daerah dalam proses tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hadir dalam kegiatan itu tim BPMP Kepri bersama Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Lingga, Jhoni Indra. Sejumlah perangkat daerah terkait juga dilibatkan dalam pembahasan lintas sektor.
Perwakilan Barenlitbang, Dinas Sosial PPPA, Diskominfo, Disdukcapil, dan Inspektorat Daerah Lingga turut mengikuti diskusi. Keterlibatan berbagai instansi dinilai penting untuk mendukung pemenuhan target pelayanan pendidikan.
Plt. Kepala Disdikpora Lingga, Jhoni Indra, mengatakan perencanaan pendidikan harus berbasis data dan kebutuhan riil di lapangan. Menurutnya, pemenuhan SPM menjadi kewajiban pemerintah daerah dalam menjamin layanan pendidikan bagi masyarakat.
“Perencanaan yang tepat akan menentukan kualitas pelayanan pendidikan ke depan,” kata Jhoni.
Ia menekankan pentingnya sinergi antarperangkat daerah dalam mencapai target indikator pendidikan.
Melalui FGD ini, pemerintah daerah diharapkan mampu menyusun langkah strategis untuk meningkatkan capaian indikator pendidikan. Hasil pembahasan juga akan menjadi dasar dalam perencanaan program dan penganggaran sektor pendidikan di Kabupaten Lingga.















