Lingga, Zonamu.com – Jelang menyambut Malam 1 Syawal 1447 Hijriah, langit Dabo Singkep tampak berubah sejak siang hari. Awan gelap perlahan menggantung, seolah memberi tanda sesuatu akan terjadi.
Suasana yang biasanya cerah mendadak redup dan menyejukkan. Warga pun mulai bersiap, sebagian menatap langit sambil berseloroh menunggu hujan turun.
Tak lama berselang, hujan akhirnya benar-benar turun pada sore hari. Rintik yang awalnya pelan berubah menjadi deras, membasahi jalanan dan permukiman warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fenomena ini disambut dengan perasaan hangat oleh masyarakat. Banyak yang meyakini hujan tersebut sebagai pertanda rahmat dari Allah SWT.
“Alhamdulillah, hujan ini seperti berkah menjelang malam kemenangan,” ujar Ilwa salah satu warga, Jumat 20 Maret 2026.
Ia menyebut momen ini terasa menenangkan setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa. Meski hujan turun, aktivitas warga tidak lantas berhenti.
Anak-anak masih bermain di teras. Sementara orang dewasa tetap menyiapkan kebutuhan menyambut Hari Raya idulfitri.
Sebagian warga bahkan menganggap hujan ini sebagai “bonus pendingin alami” setelah cuaca panas beberapa hari terakhir. Candaan pun muncul, menyebut langit ikut berbahagia menyambut Syawal.
Dengan turunnya hujan di sore hari, suasana Dabo Singkep terasa lebih syahdu. Malam 1 Syawal pun disambut dengan penuh harapan, doa, dan keyakinan akan limpahan rahmat.
About The Author
Penulis : Wandi













