KRI Beladau-643 Gagalkan Dugaan Tambang Timah Ilegal di Pekajang Besar

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KRI Beladau-643 Gagalkan Dugaan Tambang Timah Ilegal di Pekajang Besar | Foto : Zonamu/Ist

KRI Beladau-643 Gagalkan Dugaan Tambang Timah Ilegal di Pekajang Besar | Foto : Zonamu/Ist

Lingga, Zonamu.com – KRI Beladau-643 menggagalkan dugaan aktivitas pertambangan timah ilegal di perairan Pulau Pekajang Besar, Kabupaten Lingga.

Dalam operasi tersebut, TNI Angkatan Laut mengamankan satu orang terduga pelaku beserta 42 karung pasir timah dengan berat sekitar 1.596 kilogram.

Penindakan dilakukan melalui operasi gabungan KRI Beladau-643 bersama Tim Satgassus Timah Pusat Intelijen TNI Angkatan Laut (Pusintelal).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi itu digelar setelah petugas menerima informasi mengenai dugaan aktivitas penambangan timah ilegal di wilayah tersebut pada Senin 27 Juli 2026.

Seluruh barang bukti bersama terduga pelaku kemudian dibawa menggunakan KRI Beladau-643 menuju Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Dabo Singkep.

Penyerahan itu dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan dan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

Komandan KRI Beladau-643, Letkol Laut (P) Akbar Suthawijaya, mengatakan keberhasilan operasi merupakan hasil sinergi dan kesiapsiagaan seluruh unsur yang terlibat dalam menjaga keamanan laut Indonesia.

“Operasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya melindungi kekayaan sumber daya alam nasional,” kata Akbar.

Penindakan terhadap dugaan tambang ilegal dinilai penting karena aktivitas tanpa izin berpotensi merugikan negara dan mengancam kelestarian sumber daya alam. Kehadiran aparat di wilayah perairan juga diharapkan mampu memberikan efek jera terhadap pelaku pelanggaran hukum.

Koarmada I menegaskan akan terus mengoptimalkan operasi pengamanan di wilayah perairan yurisdiksi Indonesia. Langkah itu dilakukan melalui patroli dan operasi yang terintegrasi untuk menjaga keamanan laut serta menegakkan hukum.

Operasi ini menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga kedaulatan negara dan melindungi sumber daya alam Indonesia dari praktik eksploitasi ilegal. Proses hukum terhadap terduga pelaku selanjutnya akan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Venue Porprov Kepri Disiapkan Bertahap, Pembinaan Atlet Jadi Target
Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri
KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah
Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov
Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding
Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi
Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri
Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Zona Terkait

Senin, 2 November 2026 - 16:46 WIB

Venue Porprov Kepri Disiapkan Bertahap, Pembinaan Atlet Jadi Target

Senin, 2 November 2026 - 09:53 WIB

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri

Minggu, 1 November 2026 - 19:50 WIB

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 November 2026 - 19:26 WIB

Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov

Minggu, 1 November 2026 - 19:12 WIB

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Zona Terkini

Tim bola Kabupaten Lingga berhadapan dengan Tim Bola Kabupaten Bintan | Foto : Wandi

TERKINI

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri

Senin, 2 Nov 2026 - 09:53 WIB

Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno | Foto : Wandi

TERKINI

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:50 WIB

Kontingen Kabupaten Lingga | Foto : Wandi

TERKINI

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:12 WIB