Lingga, Zonamu.com – Pagi di Daik Lingga terasa berbeda, halaman Kantor Bupati Lingga yang biasanya dipenuhi aktivitas birokrasi, mendadak berubah menjadi lautan semangat.
Musik senam menggema, tawa bersahutan, dan ratusan tangan bergerak serempak mengusir rasa penat yang selama ini diam-diam bersarang di balik tumpukan pekerjaan.
Tak ada sekat jabatan pagi itu, bahkan Bupati Lingga M. Nizar, Ketua TP PKK Kabupaten Lingga, para kepala OPD, ASN, hingga berbagai unsur masyarakat berdiri dalam satu barisan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Semua larut dalam irama yang sama, membuktikan bahwa menjaga kesehatan bisa dimulai dengan cara yang sederhana namun penuh kegembiraan.
Senam Sehat Bersama yang digagas Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga bersama TP PKK bukan hanya sekedar menggerakkan badan.
Kegiatan ini menjadi simbol bahwa tubuh yang sehat adalah bahan bakar utama untuk melahirkan semangat bekerja, melayani, dan membangun daerah.
Keringat yang menetes pagi itu seolah menjadi “investasi” paling murah namun paling berharga.
Di setiap gerakan, terselip pesan bahwa kesehatan bukan sesuatu yang datang begitu saja, melainkan harus dijemput dengan kebiasaan baik yang dilakukan secara konsisten.
Program ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas daya saing keolahragaan di Kabupaten Lingga.
Lebih dari itu, pemerintah ingin menanamkan budaya hidup sehat agar olahraga tak lagi dianggap sekadar kegiatan sesekali, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.
Menariknya, Senam Sehat Bersama ini tidak berhenti sebagai acara seremonial, Pemerintah Kabupaten Lingga berkomitmen menjadikannya agenda rutin yang digelar setiap Kamis terakhir di setiap bulan, sehingga semangat hidup sehat terus menyala dari waktu ke waktu.
Bupati Lingga M. Nizar mengatakan, olahraga merupakan cara sederhana namun memiliki manfaat luar biasa bagi kesehatan..
“Karena menjaga kebugaran tubuh adalah tanggung jawab bersama agar masyarakat tetap produktif dan mampu menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik,” kata Nizar.
Melalui kegiatan seperti ini, ia ingin membiasakan pola hidup sehat.
“Kalau badan sehat, pikiran juga segar, sehingga kita bisa bekerja dan melayani masyarakat dengan lebih maksimal,” ujarnya.
Barangkali, perubahan besar memang tidak selalu dimulai dari rapat panjang atau kebijakan yang rumit.
Kadang, semuanya berawal dari satu langkah kecil, satu gerakan senam, satu tetes keringat, yang perlahan mengubah kebiasaan menjadi budaya.
Dan di halaman Kantor Bupati Lingga pagi itu, semangat hidup sehat sedang ditulis dengan bahasa yang paling sederhana bergerak bersama.(*)
About The Author
Penulis : Wandi














