Karimun Dikepung Sampah, Pemerintah Daerah Dinilai Gagal Jaga Lingkungan

- Penulis

Minggu, 13 Oktober 2024 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi TPA Sememal, Kecamatan Meral Barat yang dipenuhi tumpukkan sampah hingga hampir ke jalan raya | Foto: Nichita

Kondisi TPA Sememal, Kecamatan Meral Barat yang dipenuhi tumpukkan sampah hingga hampir ke jalan raya | Foto: Nichita

 

Karimun, Zonamu.com – Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau beberapa bulan terakhir dipenuhi dengan sampah yang berserakan dan menimbulkan bau busuk menyengat.

Dari pantauan media ini, sejumlah bak kontainer TPS (tempat pembuangan sampah sementara) yang ditempatkan Pemerintah Daerah (Pemda) seperti di Kecamatan Karimun, Kecamatan Tebing dan Meral tampak dipenuhi dengan sampah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sampah tersebut menggunung dan mengeluarkan bau busuk, akibat tidak diangkut ke TPA (tempat pembuangan sampah akhir).

Anehnya, hingga saat ini pemerintah daerah pun seolah tak peduli, sehingga membuat masyarakat kecewa dan kesal.

Salah seorang masyarakat Pangke, Andri menilai Pemda Kabupaten Karimun telah gagal dalam menjaga kebersihan lingkungan hidup.

“Harusnya hal ini tidak terjadi. Dimana peran pemerintah daerah khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH)?. Mereka telah gagal menjaga lingkungan,” ujar Andri kepada Kutipan.co pada, Minggu (13/10/2024).

Selain TPS, jelas Andri, TPA yang terletak di Sememal, Kecamatan Meral Barat juga dipenuhi dengan tumpukan sampah yang berserakan hingga hampir ke jalan raya.

“Mengapa DLH seperti mengacuhkan perkara sampah ini?. Kalau alasannya karena tidak ada anggaran itu mustahil, untuk apa anggaran Karimun ini digunakan kalau bukan buat masyarakat,” ucap Andri dengan nada kecewa.

“Pembangunan di mana-mana, tapi sampah dibiarkan menumpuk begitu saja. Tolonglah kalian para pejabat, pakai akal sehat. Sampah itu akan menimbulkan penyakit, kalau tidak sanggup memimpin ya mundur saja,” tambah Andri.

Sementara Plt Bupati Karimun, Anwar Hasyim saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa tumpukan sampah diakibatkan rusaknya armada pengangkut sampah dari TPS ke TPA.

“Sekarang ini kita memang melihat keresahan masyarakat tentang sampah, tapi perlahan sudah kita tangani secara baik. Penyebabnya karena armada kita rusak,” ungkap Anwar Hasyim pada, Jumat (4/10/2024) lalu.

Selain itu, jelas Anwar Hasyim, kerusakan juga terjadi pada alat berat yang selalu disiagakan di TPA Sememal Kecamatan Meral Barat.

“Alhamdulillah sudah diatasi dan sudah kita lakukan penyisiran, armada kita sudah diperbaiki. Begitu juga alat berat di TPA juga sudah selesai diperbaiki, sehingga urusan sampah sudah mulai lancar,” jelasnya.

Meski pemerintah daerah sudah mengeluarkan pernyataan untuk menangani perkara ini, namun kenyataannya hingga Minggu (13/10/2024) sampah masih menumpuk dan bahkan terus bertambah.

Masalah sampah ini tentunya merusak citra baik Kabupaten Karimun yang meraih penghargaan Adipura secara berturut-turut mulai tahun 2017, 2018, 2019, 2022 dan 2023.

Diketahui, Adipura adalah sebuah penghargaan bagi kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Program Adipura bertujuan untuk mendorong kepemimpinan dan komitmen pemerintah kabupaten/kota serta membangun partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat untuk berperan menselaraskan pertumbuhan ekonomi hijau, fungsi sosial, dan fungsi ekologis dalam proses pembangunan dengan menerapkan prinsip tata kepemerintahan yang baik.

 

(Nichita)

About The Author

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine
Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program
Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan
Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada
BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba
BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda
Karang Taruna Kepri Gandeng BNN Perkuat Perangi Narkoba
Aturan Jarak 10 Kilometer Bikin Distribusi Pertalite Lingga Terjepit
Berita ini 22 kali dibaca

Zona Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:21 WIB

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 14:04 WIB

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Rabu, 16 September 2026 - 11:07 WIB

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Selasa, 15 September 2026 - 23:02 WIB

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Zona Terkini

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine | Foto : Zonamu/Bustomi

TERKINI

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:21 WIB

Kadisperindagkop UKM Lingga saat memberikan pengarahan | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:04 WIB

Sekda Lingga Armia saat pimpin rapat | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:07 WIB

BPR Tuah Karimun gandeng KNTI Karimun buat bikin gebrakan baru lewat kolaborasi pemberdayaan ekonomi nelayan | Foto: Zonamu/Humas BPR Tuah Karimun

TERKINI

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Selasa, 15 Sep 2026 - 23:02 WIB