Kapolres Lingga Awasi Peredaran Mercon, Jangan Sampai Keblabasan

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan saat diwawancarai | Foto : Zonamu/Wandi

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan saat diwawancarai | Foto : Zonamu/Wandi

Lingga, Zonamu.com – Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan menegaskan pihaknya mulai mengawasi peredaran mercon di wilayah Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Polisi tidak ingin suara dentuman yang seharusnya meriah malah berubah menjadi sumber keresahan warga.

Menurutnya, pengawasan akan melibatkan personel dari Intelkam dan Reskrim Polres Lingga. Kedua satuan itu diminta aktif memantau peredaran mercon yang berpotensi membahayakan masyarakat.

“Kami sudah minta anggota Intelkam dan Reskrim untuk bergerak memantau peredaran mercon itu,” kata Pahala, Senin 16 Maret 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan langkah ini dilakukan agar situasi keamanan di tengah masyarakat tetap kondusif. mengingatkan para pedagang agar tidak sembarangan menjual mercon yang memiliki daya ledak kuat.

“Kalau merconnya cuma bunyi kecil mungkin masih bisa ditoleransi, tapi kalau sudah bikin jantung warga ikut lompat, tentu itu tidak boleh,” ujarnya.

Pahala menjelaskan pihaknya saat ini juga menyiapkan landasan hukum dan surat edaran terkait pengawasan mercon tersebut. Setelah aturan itu diterbitkan, jajaran Polres Lingga akan langsung menindaklanjuti di lapangan.

“Kalau landasan dan surat edarannya sudah ada, tentu akan kami tindaklanjuti,” tuturnya.

Ia juga meminta masyarakat membantu polisi dengan melaporkan jika menemukan penjualan mercon yang mencurigakan. Kerja sama masyarakat dinilai penting agar pengawasan berjalan lebih efektif.

“Kami mohon dibantu juga oleh masyarakat. Kalau ada yang menjual mercon berbahaya, laporkan saja,” ujarnya.

Kapolres berharap suasana di Dabo Singkep tetap aman dan nyaman tanpa dentuman mercon yang berlebihan.

Menurutnya, merayakan momen kebersamaan boleh saja, tapi jangan sampai membuat tetangga kaget sampai hampir menjatuhkan gelas kopi.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine
Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program
Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan
Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada
BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba
BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda
Karang Taruna Kepri Gandeng BNN Perkuat Perangi Narkoba
Aturan Jarak 10 Kilometer Bikin Distribusi Pertalite Lingga Terjepit
Berita ini 18 kali dibaca

Zona Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:21 WIB

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 14:04 WIB

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Rabu, 16 September 2026 - 11:07 WIB

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Selasa, 15 September 2026 - 23:02 WIB

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Zona Terkini

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine | Foto : Zonamu/Bustomi

TERKINI

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:21 WIB

Kadisperindagkop UKM Lingga saat memberikan pengarahan | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:04 WIB

Sekda Lingga Armia saat pimpin rapat | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:07 WIB

BPR Tuah Karimun gandeng KNTI Karimun buat bikin gebrakan baru lewat kolaborasi pemberdayaan ekonomi nelayan | Foto: Zonamu/Humas BPR Tuah Karimun

TERKINI

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Selasa, 15 Sep 2026 - 23:02 WIB