Lingga, Zonamu.com – Semangat atlet Kabupaten Lingga untuk mengharumkan nama daerah di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau 2026 tak surut meski menghadapi keterbatasan anggaran.
Ketua Pengurus Besar Jujitsu Indonesia (PBJI) Kabupaten Lingga, Vatawari, S.Pd., menegaskan bahwa cabang olahraga Jujitsu bersama lima cabor lainnya tetap berencana mengikuti Porprov VI Kepri di Kota Tanjungpinang dengan menggunakan dana mandiri.
Pernyataan itu disampaikan setelah mengetahui KONI Kabupaten Lingga hanya mampu memberangkatkan tujuh cabang olahraga pada Porprov mendatang akibat keterbatasan anggaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Vatawari, hampir seluruh cabang olahraga di Lingga memiliki prestasi dan mendapat dukungan masyarakat. Karena itu, ia mengaku belum memperoleh penjelasan yang benar-benar jelas mengenai dasar penentuan cabor yang akan dibiayai.
“Kami tetap ingin mengharumkan nama Kabupaten Lingga. Semoga KONI memberikan izin kepada kami dan beberapa cabor lainnya untuk tetap ikut Porprov meski menggunakan dana mandiri,” kata Vatawari, Kamis 30 Juli 2026.
Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten Lingga dapat mencari solusi agar lebih banyak atlet berkesempatan tampil pada pesta olahraga empat tahunan tersebut.
“Kebijakan efisiensi anggaran bukanlah hal baru karena telah berlangsung sejak 2024, sehingga seharusnya sudah dapat diantisipasi melalui perencanaan yang lebih matang,” ujarnya.
Vatawari turut mengapresiasi langkah Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Kabupaten Lingga yang dalam rapat bersama KONI mengusulkan agar sebagian anggaran cabor tersebut dialokasikan untuk membantu cabang olahraga lain yang siap berangkat secara mandiri.
Usulan tersebut dinilai sebagai bentuk solidaritas antarcabang olahraga demi menjaga peluang Kabupaten Lingga meraih prestasi di Porprov VI Kepri.
Sebagai informasi, pada Porprov V Kepulauan Riau 2022 di Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga mengirimkan 29 dari 35 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Saat itu Lingga berhasil menempati peringkat kelima dengan torehan 21 medali emas, 38 perak, dan 56 perunggu, menjadi salah satu kekuatan olahraga yang patut diperhitungkan di Provinsi Kepulauan Riau.
Dengan rekam jejak tersebut, para atlet berharap kesempatan untuk membela daerah tetap terbuka meski harus berjuang dengan keterbatasan dukungan anggaran.(*)
About The Author
Penulis : Wandi















