Karimun, Zonamu.com – Komitmen menjaga kelestarian laut bukan hanya wacana bagi PT Timah (Persero) Tbk. Melalui program reklamasi laut yang berkelanjutan, BUMN tambang ini konsisten memulihkan ekosistem pesisir di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, salah satunya lewat aksi restocking kepiting bakau.
Langkah ini diambil bukan hanya untuk mengembalikan keseimbangan ekosistem mangrove, tetapi juga demi menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan dan mendongkrak perekonomian masyarakat lokal.
Tak tanggung-tanggung, sepanjang periode 2017 hingga 2025, PT Timah tercatat telah melepasliarkan setidaknya 5.600 ekor kepiting bakau di titik-titik pesisir strategis Karimun yang dinilai ideal untuk habitat tumbuh kembang biota tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepiting bakau sendiri punya peran vital di alam. Kehadirannya menjadi parameter kesehatan lingkungan pesisir, sekaligus menjadi komoditas bernilai tinggi yang diandalkan para nelayan setempat.
Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, menegaskan bahwa program reklamasi laut perusahaan melampaui standar pemulihan kualitas lingkungan biasa.
“Program reklamasi laut kami dirancang untuk menciptakan manfaat jangka panjang. Restocking kepiting bakau adalah aksi nyata untuk mendongkrak populasi biota pesisir, sehingga dampaknya langsung dirasakan oleh ekosistem maupun kesejahteraan masyarakat,” jelas Anggi.
Ia menambahkan, aksi ini merupakan bagian dari ekosistem pemulihan laut terpadu yang rutin dijalankan perusahaan. Selain kepiting bakau, PT Timah juga menggarap penanaman mangrove hingga pemasangan terumbu karang buatan (artificial reef). Bahkan di Pulau Bangka, program serupa diperluas dengan restocking cumi-cumi demi menjaga produktivitas perairan lokal.
About The Author
Penulis : Bustomi















