Lingga, Zonamu.com – Perusahaan produksi alumina PT. Tianshan Alumina Indonesia belum dapat memastikan kelanjutan investasinya di Kabupaten Lingga. Ketidakpastian ini dipicu polemik lokasi investasi yang berdampingan dengan kawasan latihan militer.
Kondisi tersebut mengharuskan PT. Tianshan memperoleh izin khusus dari Kementerian Pertahanan sebelum dapat beroperasi. Tanpa kejelasan regulasi tersebut, aktivitas perusahaan belum dapat dijalankan.
Manager Humas PT Tianshan Alumina Indonesia, Parsaroan Sirait, menyampaikan bahwa investasi pada prinsipnya bertujuan mencari keuntungan sekaligus memberikan manfaat bagi semua pihak. Namun jika hal itu tidak tercapai dalam waktu dekat, opsi pemindahan investasi tidak dapat dikesampingkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak ada yang bisa menjamin, kita lihat saja nanti,” kata Parsaroan, Rabu (17/12/2025).
Menurutnya, seluruh proses perizinan administratif PT Tianshan sebenarnya telah terpenuhi. Kendala utama terletak pada lokasi proyek yang bersebelahan langsung dengan area latihan militer aktif.
“Sebenarnya kita sudah memenuhi syarat perizinan secara administratif, namun ada prosedur tambahan karena lokasi proyek bersebelahan dengan area latihan tempur,” ujarnya.
Situasi tersebut menuntut prosedur tambahan dan regulasi khusus sesuai ketentuan pertahanan negara. Proses ini berada di luar kewenangan perusahaan dan sepenuhnya menjadi ranah pemerintah pusat.
“Hal tersebut merupakan proses yang harus dijalani sesuai ketentuan yang berlaku,” ia menambahkan.
Pembahasan terkait lokasi investasi telah melibatkan Pemerintah Kabupaten Lingga, Kementerian Pertahanan, serta pihak perusahaan. Pemerintah daerah disebut telah memberikan dukungan penuh dan sejumlah alternatif solusi.
“Hingga saat ini kita masih menunggu proses tersebut selesai. Jangka waktu penyelesaiannya belum dapat dipastikan,” katanya.
Sejak tahun 2022, perusahaan asal Shanghai ini telah menunggu kepastian untuk memulai pembangunan smelter di Lingga. Hingga kini, keputusan akhir dari Kementerian Pertahanan menjadi faktor penentu masa depan investasi alumina di Kabupaten Lingga.
Pihak perusahaan berharap seluruh prosedur dapat segera terpenuhi agar operasional dapat segera berjalan. Investasi ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Pulau Singkep.(*)
Penulis : Wandi
















