Diskominfo Lingga Bantah Aplikasi SIAP-E Gagal, Warga Pertanyakan Transparansi Anggaran

- Penulis

Kamis, 10 April 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Potret launching aplikasi SIAP E oleh Bupati Lingga pada 2022 | Foto : Zonamu/Diskominfo Lingga

Potret launching aplikasi SIAP E oleh Bupati Lingga pada 2022 | Foto : Zonamu/Diskominfo Lingga

Lingga, Zonamu.com – Polemik seputar Sistem Informasi Absensi Pegawai Elektronik (SIAP-E), aplikasi yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Lingga pada tahun 2022 dengan anggaran Rp177,6 juta, terus menuai sorotan.

Aplikasi yang seharusnya menjadi tulang punggung digitalisasi kepegawaian ini hanya berjalan satu bulan sebelum hilang tanpa jejak. Namun, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lingga membantah tudingan bahwa proyek tersebut gagal total dan membuang-buang anggaran.

Kepala Bidang E-Government dan TIK Kominfo Lingga, Ady Setiawan menepis, bahwa anggapan publik yang menyebut SIAP-E sebagai proyek gagal. Ia berdalih bahwa pihak BKD Lingga sebagai user utama, meminta agar aplikasi dihentikan sementara untuk upgrade dan penambahan fitur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika dikatakan program SIAP-E tidak berfungsi dan buang-buang anggaran, itu salah. Setelah peluncuran, aplikasi tersebut sudah bisa digunakan,” kata Ady, Rabu 9 April 2025 malam.

Menurutnya, aplikasi kini telah selesai dimodifikasi dan siap untuk kembali dijalankan. Kominfo pun telah berkoordinasi dengan BKD untuk menentukan waktu peluncuran ulang.

“Aplikasi ini sudah siap dilakukan maintenance. Kami tinggal menunggu jawaban dari BKD kapan akan diterapkan kembali,” ujarnya.

Ady juga mengakui bahwa pihaknya pernah dipanggil oleh aparat penegak hukum (APH) terkait permasalahan aplikasi tersebut. Namun, ia memastikan pemanggilan tersebut hanya sebatas klarifikasi dan tidak berlanjut ke masalah hukum.

“Kami pernah dipanggil oleh APH untuk dimintai keterangan kenapa setelah peluncuran aplikasi tidak bisa digunakan lagi. Tapi semuanya berjalan normal, tidak ada masalah berarti,” ungkapnya.

Namun, penjelasan tersebut justru membuka lebih banyak pertanyaan di kalangan masyarakat. Jika benar hanya untuk keperluan upgrade, mengapa waktu yang dibutuhkan sampai lebih dari dua tahun?

Jika aplikasi benar-benar siap digunakan kembali, mengapa belum juga diterapkan hingga hari ini? Apakah benar-benar terjadi permintaan fitur tambahan, atau justru aplikasi memang belum layak digunakan sejak awal?

Sejumlah ASN yang pernah diwajibkan mengunduh dan menggunakan aplikasi ini mengaku bingung karena aplikasi sempat berjalan selama beberapa minggu, namun kemudian berhenti total tanpa penjelasan resmi.

“Itu aplikasi cuma jalan sekitar sebulan, habis itu ya mati. Sekarang tak bisa dipakai sama sekali,” ujar salah satu ASN yang enggan disebutkan namanya.

Lebih mengejutkan lagi, SIAP-E bahkan tidak tersedia di Play Store, dan tidak ditemukan jejak sistem backend aktif yang bisa diakses publik.

Baca Juga : Aplikasi Digital SIAP-E Diduga Proyek Pemkab Lingga yang Gagal 

Sementara dalam dokumen perencanaan yang tercatat di SIRUP LKPP dengan nomor RUP 37207258, SIAP-E disebut sebagai sistem yang mencakup fitur HRD, absensi digital, hingga manajemen admin berbasis Android dan iOS.

Realitasnya, tak satu pun fitur itu bisa dimanfaatkan secara optimal. ASN, PPPK, dan tenaga honorer yang sempat diwajibkan menggunakan aplikasi malah menghadapi kebingungan sejak minggu kedua peluncuran.

About The Author

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Imigrasi Gandeng Lintas Instansi Pantau Keberadaan WNA di Lingga
Dirjen Imigrasi Perintahkan Jajaran Perkuat Integritas Pelayanan Publik
Dukung Lingkungan Berkelanjutan, PT Timah Bina Bank Sampah Lanjut Berseri di Karimun
Imigrasi Karimun Periksa Kesehatan Pegawai Demi Pelayanan Optimal
Bupati Nizar Dorong Kolaborasi Strategis Bersama Imigrasi
Dukung Kenyamanan Beribadah, PT Timah Bantu Renovasi Musala Al Fajruh di Tanjung Batu
Ini Daftar 36 Siswa yang Lolos Seleksi Ketat Beasiswa PT Timah TA 2026/2027
Kelurahan Dabo Lama Salurkan Bantuan Pangan untuk 360 KPM
Berita ini 9 kali dibaca

Zona Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:15 WIB

Imigrasi Gandeng Lintas Instansi Pantau Keberadaan WNA di Lingga

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:21 WIB

Dirjen Imigrasi Perintahkan Jajaran Perkuat Integritas Pelayanan Publik

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:24 WIB

Dukung Lingkungan Berkelanjutan, PT Timah Bina Bank Sampah Lanjut Berseri di Karimun

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:46 WIB

Imigrasi Karimun Periksa Kesehatan Pegawai Demi Pelayanan Optimal

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:18 WIB

Bupati Nizar Dorong Kolaborasi Strategis Bersama Imigrasi

Zona Terkini

Bupati Lingga saat menerima kunjungan Kanwil Imigrasi Kepri | Foto : Zonamu/Istimewa

TERKINI

Bupati Nizar Dorong Kolaborasi Strategis Bersama Imigrasi

Selasa, 9 Jun 2026 - 12:18 WIB