Lingga, Zonamu.com – Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga mendesak kepastian jadwal groundbreaking proyek PT Tianshan Alumina Indonesia setelah perjuangan mereka ke Jakarta disebut telah membuahkan hasil.
Desakan itu muncul karena masyarakat masih menunggu kejelasan realisasi proyek strategis tersebut.
Pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat digelar untuk menyampaikan perkembangan terbaru sekaligus menghimpun masukan. Aliansi menegaskan pengawalan akan terus dilakukan hingga proses pembebasan lahan berjalan sesuai harapan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Inisiator Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Anjang Sadri, menyebut pembahasan terkait proyek sudah semakin mengerucut. Menurutnya, perhatian kini tertuju pada proses pembebasan lahan, terutama menyangkut mekanisme dan pengelolaan keuangannya.
“Alhamdulillah sudah ada gambaran dan telah mengerucut semua,” kata Anjang, Sabtu 25 Juli 2026.
Ia menegaskan aliansi tidak bergerak untuk kepentingan kelompok maupun pribadi. Menurutnya, seluruh langkah yang dilakukan bertujuan memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Lingga.
“Kita minta masukan masyarakat dan mengawasi nanti terkait pembebasan lahan, termasuk masalah keuangannya. Jangan sampai ada persoalan dari PT Tianshan Alumina Indonesia,” ujarnya.
Inisiator Aliansi lainnya, Armanto Arsyad, mengungkapkan informasi yang diterima menyebut pekerjaan land clearing direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat.
“Karena itu, kita ingin memastikan jadwal tersebut benar-benar dapat direalisasikan,” kata Armanto.
Maka dalam waktu dekat pihaknya akan meminta secara resmi kepada Bupati Lingga kapan hal ini bisa dilakukan.
“Kalau masih ada yang perlu kami dukung untuk mempercepat prosesnya, kami siap ke mana pun agar kendala ini segera selesai,” tuturnya.
Ia menjelaskan dari total kebutuhan lahan seluas 805 hektare, sebanyak 330 hektare telah dibebaskan secara murni oleh PT Tianshan Alumina Indonesia atau TAI.
“Sementara 475 hektare lainnya masih menunggu penyelesaian karena berkaitan dengan proses penggantian lahan milik TNI,” pungkasnya.
Inisiator Aliansi Masyarakat Kabupaten Lingga, Tengku Nazwar, memastikan hasil pertemuan akan disampaikan kepada Bupati Lingga.
“Kita juga akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait agar pembebasan lahan segera tuntas sehingga rencana groundbreaking PT Tianshan Alumina Indonesia dapat segera terlaksana,” jelasnya.(*)
About The Author
Penulis : Wandi














