AJI Tanjungpinang Gelar Diskusi Kebebasan Pers di Penyengat

- Penulis

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AJI Tanjungpinang Akan Gelar Diskusi Kebebasan Pers di Pulau Penyengat | Foto : Zonamu/Ismail

AJI Tanjungpinang Akan Gelar Diskusi Kebebasan Pers di Pulau Penyengat | Foto : Zonamu/Ismail

Tanjungpinang, Zonamu.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang akan menggelar diskusi publik memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia atau World Press Freedom Day (WPFD) 2026 di Balai Kelurahan Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang, pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Ketua AJI Tanjungpinang, Sutana mengatakan, Pulau Penyengat dipilih bukan tanpa alasan. Pulau bersejarah ini adalah tempat berdirinya Rusydiah Klub pada akhir abad ke-19. Organisasi intelektual pertama di Nusantara yang meletakkan fondasi tradisi menulis dan penyebaran ilmu pengetahuan di bumi Melayu.

“AJI Tanjungpinang ingin menyambungkan semangat itu dengan perjuangan kebebasan pers hari ini,” kata Sutana, Rabu 6 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sutana menuturkan, kondisi pers di Kepulauan Riau saat ini membutuhkan perhatian serius. Berdasarkan data advokasi AJI Indonesia mencatat, sejak 2007 hingga Juli 2025, terdapat 47 kasus kekerasan terhadap jurnalis di wilayah Kepri.

Bentuknya bermacam-macam intimidasi, ancaman, perusakan alat liputan, hingga kekerasan fisik. Selain itu, terbitnya SK Menteri Komdigi Nomor 127 Tahun 2026 turut menambah kekhawatiran.

Pasalnya, regulasi ini dinilai berpotensi mempersempit ruang gerak pers dan mengancam keberlangsungan media, terutama di daerah.

“Diskusi ini bukan sekadar peringatan tahunan. Ini adalah ruang kita untuk jujur melihat kondisi pers di Kepri,” ujarnya.

Menurutnya, ancaman terhadap jurnalis nyata, terdokumentasi, dan tidak boleh dianggap biasa. Melalui kegiatan ini, AJI Tanjungpinang ingin menyambungkan perjuangan kebebasan pers dengan warisan intelektual Penyengat.

Ketua Panitia Pelaksana, M Ismail menambahkan, diskusi yang bertajuk Sensor dan Intimidasi Melawan Ancaman Kebebasan Pers dari Pulau Raja-raja ini akan menghadirkan empat narasumber.

Yakni, Sekretaris Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) Kepri, Jailani yang akan memaparkan data dan analisis kasus kekerasan terhadap jurnalis di Kepri sejak 2007 hingga 2025. Kemudian, Kapolresta Tanjungpinang, Kombes Pol Indra Ranu Dikarta, akan menjelaskan peran aparat dalam perlindungan jurnalis dan mekanisme pengaduan.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kepri, Hendri Kurniadi, akan menyampaikan perspektif pemerintah terhadap SK Komdigi Nomor 127 Tahun 2026. Serta Dosen Jurnalistik FKIP UMRAH, Nikolas Panama, yang akan mendiskusikan penguatan SDM jurnalis dan relevansi warisan intelektual Penyengat bagi pers hari ini.

“Diskusi ini kami rancang terbuka untuk semua. Pesertanya bukan hanya jurnalis, tapi juga mahasiswa, pegiat literasi, dan masyarakat umum,” kata Ismail.

Ismail melanjutkan, diskusi ini sekaligus menjadi pembuka jalan menuju Festival Media AJI Indonesia 2026, Fesmed Selat Malaka, yang akan diselenggarakan di Batam dan Tanjungpinang tepatnya di Pulau Penyengat pada 19–21 September 2026.

Fesmed Selat Malaka, sambung dia, mengangkat tema Kemerdekaan Pers dan Keadilan HAM di Asia Tenggara.

“AJI Tanjungpinang mengajak semua pihak, baik jurnalis, pemerintah, aparat, mahasiswa, dan masyarakat untuk hadir dalam diskusi ini. Karena kebebasan pers bukan hanya urusan wartawan, tapi urusan kita semua,” pungkasnya.(*)

About The Author

Penulis : Andri

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine
Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program
Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan
Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada
BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba
BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda
Karang Taruna Kepri Gandeng BNN Perkuat Perangi Narkoba
Aturan Jarak 10 Kilometer Bikin Distribusi Pertalite Lingga Terjepit
Berita ini 11 kali dibaca

Zona Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:21 WIB

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 14:04 WIB

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Rabu, 16 September 2026 - 11:07 WIB

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Selasa, 15 September 2026 - 23:02 WIB

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Zona Terkini

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine | Foto : Zonamu/Bustomi

TERKINI

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:21 WIB

Kadisperindagkop UKM Lingga saat memberikan pengarahan | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:04 WIB

Sekda Lingga Armia saat pimpin rapat | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:07 WIB

BPR Tuah Karimun gandeng KNTI Karimun buat bikin gebrakan baru lewat kolaborasi pemberdayaan ekonomi nelayan | Foto: Zonamu/Humas BPR Tuah Karimun

TERKINI

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Selasa, 15 Sep 2026 - 23:02 WIB