THR Tertunda, Warga Lingga Tahan Tebus Emas

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktifitas di Pegadaian Dabo Singkep | Foto : Zonamu/Paino TVRI untuk Zonamu.com

Aktifitas di Pegadaian Dabo Singkep | Foto : Zonamu/Paino TVRI untuk Zonamu.com

Lingga, Zonamu.com – Lesunya ekonomi di Lingga mulai terasa hingga ke layanan pegadaian. Warga memilih menahan diri untuk tidak menebus emas, berbeda dengan tren Lebaran biasanya yang justru ramai pelunasan.

Pantauan di Pegadaian Dabo Singkep menunjukkan suasana pelayanan relatif lengang. Aktivitas gadai dan tebus emas berjalan normal, tapi tanpa lonjakan berarti.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan tahun-tahun sebelumnya. Biasanya, menjelang dan setelah Lebaran, masyarakat berbondong-bondong menebus emas yang digadai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun tahun ini, situasinya berbeda. Warga lebih memilih menahan pengeluaran di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Kepala Pegadaian Dabo Singkep, Arman, menyebut dua faktor utama menjadi penyebab. Penurunan harga emas dan tertundanya THR membuat masyarakat berpikir dua kali.

“Untuk Lebaran tahun ini, baik gadai maupun tebus tidak ramai karena harga emas turun dan THR tertunda kondisi ini cukup memengaruhi pola transaksi masyarakat,” kata Arman, Jumat 27 Maret 2026.

Di sisi lain, harga emas Antam per 26 Maret 2026 juga menjadi perhatian. Untuk ukuran 1 gram berada di kisaran Rp2.850.000, sementara 10 gram mencapai Rp27.995.000.

Harga untuk ukuran besar pun cukup tinggi. Emas 100 gram tercatat Rp279.212.000 hingga 1.000 gram menyentuh Rp2,79 miliar.

Meski harga relatif stabil, minat masyarakat tetap rendah. Warga tampaknya lebih memilih menyimpan tenaga finansial dulu, sambil berharap kondisi ekonomi segera naik lagi, bukan cuma harga emasnya saja.

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine
Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program
Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan
Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada
BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba
BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda
Karang Taruna Kepri Gandeng BNN Perkuat Perangi Narkoba
Aturan Jarak 10 Kilometer Bikin Distribusi Pertalite Lingga Terjepit
Berita ini 39 kali dibaca

Zona Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:21 WIB

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 14:04 WIB

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Rabu, 16 September 2026 - 11:07 WIB

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Selasa, 15 September 2026 - 23:02 WIB

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Zona Terkini

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine | Foto : Zonamu/Bustomi

TERKINI

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:21 WIB

Kadisperindagkop UKM Lingga saat memberikan pengarahan | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:04 WIB

Sekda Lingga Armia saat pimpin rapat | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:07 WIB

BPR Tuah Karimun gandeng KNTI Karimun buat bikin gebrakan baru lewat kolaborasi pemberdayaan ekonomi nelayan | Foto: Zonamu/Humas BPR Tuah Karimun

TERKINI

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Selasa, 15 Sep 2026 - 23:02 WIB