Warga Lingga Ramai Jual Perhiasan Karena Tekanan Ekonomi

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Jual beli di toko mas Dabo Singkep | Foto : Zonamu/Paino TVRI untuk Zonamu.com

Potret Jual beli di toko mas Dabo Singkep | Foto : Zonamu/Paino TVRI untuk Zonamu.com

Lingga, Zonamu.com – Tren tak biasa terlihat di Dabo Singkep, saat warga justru ramai menjual emas ketimbang menebus atau membeli. Kondisi ini sudah terjadi sejak 10 hari menjelang Idulfitri hingga pasca Lebaran.

Di sejumlah toko perhiasan, aktivitas jual emas meningkat tajam. Warga memilih melepas perhiasan demi menutup kebutuhan Lebaran yang kian mendesak.

Fenomena ini dipicu tekanan ekonomi yang belum stabil. Kebutuhan seperti kue Lebaran, pakaian baru, hingga biaya lainnya membuat warga mengambil langkah cepat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, ada warga yang terpaksa menjual emas karena sudah terlanjur berbelanja. Kondisi ini membuat perhiasan jadi penyelamat dadakan di tengah kebutuhan mendesak.

Salah satu penjual emas di Toko Sumbar Dabo Singkep, Aldi, mengungkapkan tren tahun ini berbeda dari sebelumnya. Ia menyebut biasanya Lebaran identik dengan pembelian emas.

“Tahun ini warga lebih banyak menjual perhiasan, beda dengan tahun-tahun sebelumnya yang justru membeli,” kata Aldi, Jumat 27 Maret 2026.

Ia menilai kondisi ekonomi sangat berpengaruh. Menariknya, tren ini berlanjut hingga arus balik Lebaran.

“Rata-rata warga menjual emas untuk kebutuhan transportasi anak-anak yang kembali sekolah atau bekerja di luar daerah,” ujarnya.

Tak sedikit yang menggunakan hasil penjualan untuk membeli tiket kapal. Kebutuhan mobilitas pasca Lebaran menjadi alasan utama gelombang penjualan lanjutan.

Kondisi ini juga diperparah dengan belum cairnya THR bagi sebagian ASN di Pemkab Lingga. Alhasil, emas bukan lagi sekadar perhiasan, tapi tabungan darurat yang akhirnya dilepas demi bertahan.(*)

About The Author

Penulis : Wandi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine
Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program
Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan
Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada
BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba
BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda
Karang Taruna Kepri Gandeng BNN Perkuat Perangi Narkoba
Aturan Jarak 10 Kilometer Bikin Distribusi Pertalite Lingga Terjepit
Berita ini 97 kali dibaca

Zona Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:21 WIB

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 14:04 WIB

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Rabu, 16 September 2026 - 11:07 WIB

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Selasa, 15 September 2026 - 23:02 WIB

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Zona Terkini

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine | Foto : Zonamu/Bustomi

TERKINI

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:21 WIB

Kadisperindagkop UKM Lingga saat memberikan pengarahan | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:04 WIB

Sekda Lingga Armia saat pimpin rapat | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:07 WIB

BPR Tuah Karimun gandeng KNTI Karimun buat bikin gebrakan baru lewat kolaborasi pemberdayaan ekonomi nelayan | Foto: Zonamu/Humas BPR Tuah Karimun

TERKINI

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Selasa, 15 Sep 2026 - 23:02 WIB