Transformasi Gerbang Perbatasan, Menakar Wajah Baru Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana aktivitas di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun. PT Pelindo (Persero) melalui SPMT resmi memberlakukan penyesuaian tarif pass pelabuhan bagi WNA sebesar Rp125.000 mulai Februari 2026. | Foto: Zonamu/Dok

Suasana aktivitas di Pelabuhan Internasional Tanjung Balai Karimun. PT Pelindo (Persero) melalui SPMT resmi memberlakukan penyesuaian tarif pass pelabuhan bagi WNA sebesar Rp125.000 mulai Februari 2026. | Foto: Zonamu/Dok

Karimun, Zonamu.com – Sebuah langkah besar diambil oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) Tanjungbalai Karimun. Di bawah komitmen untuk meningkatkan standar layanan publik dan estetika daerah, pengelola pelabuhan secara resmi memberlakukan penyesuaian tarif pass penumpang internasional per 10 Februari 2026 lalu.

Langkah ini bukan hanya perubahan angka di loket tiket, melainkan bagian dari visi besar menjadikan Tanjungbalai Karimun sebagai ikon maritim yang kompetitif di Selat Malaka.

Dalam keterangannya pada Rabu (18/2/2026) kemarin, General Manager PT Pelindo Tanjungbalai Karimun, Joni Hutama menegaskan satu poin krusial yakni Warga Negara Indonesia (WNI) tidak terdampak kenaikan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sangat mengerti sensitivitas ekonomi masyarakat lokal. Karena itu, penyesuaian tarif dari Rp75.000 menjadi Rp125.000 ini bersifat eksklusif, hanya berlaku bagi Wisatawan Mancanegara (WNA). Bagi warga kita yang ingin ke luar negeri, tarif tetap stagnan tanpa kenaikan sepeser pun,” ujar Joni.

Angka Rp125.000 yang ditetapkan bukan muncul tanpa kajian mendalam. Jika menilik peta persaingan pelabuhan di Kepulauan Riau dan wilayah tetangga, tarif Karimun sebenarnya masih berada dalam zona “standar emas” yang sangat kompetitif.

Seperti beberapa wilayah lain yakni Selat Panjang Rp150.000 (Khusus WNA), Tanjungpinang: Rp100.000 (Khusus WNA), dan Kukup (Malaysia): 50 Ringgit (Setara ±Rp170.000).

Kebijakan ini juga lahir dari sinergi harmonis antara Pelindo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, dan BUMD setempat. Tujuannya satu yaitu memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang nantinya akan diputar kembali untuk pembangunan fasilitas publik.

Visi Joni Hutama melampaui urusan tarif. Ia membayangkan pelabuhan sebagai ruang publik yang hidup. Transformasi yang sedang digarap mencakup sterilisasi & kenyamanan premium, re-desain ruang tunggu agar lebih lega, sejuk, dan ramah bagi pelancong.

Mereka juga berencana pemajangan arsip foto tempo dulu yang akan memberikan kesan nostalgia bagi wisman. Selain itu, pelabuhan juga akan dijadikan sebagai etalase produk lokal, sehingga ekonomi rakyat langsung berdenyut di pintu masuk wisatawan.

“Kami ingin siapa pun yang menginjakkan kaki di pelabuhan ini merasakan aura keramahan dan kemajuan Karimun,” tambah Joni.

Namun, setiap kebijakan besar tentu tak lepas dari diskusi. Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Karimun, Agustyawarman menyuarakan aspirasi para pelaku usaha lokal. Ia khawatir kenaikan tarif ini dapat sedikit meredam gairah kunjungan wisman dan mempengaruhi daya saing terhadap Batam maupun Bintan.

PHRI telah melayangkan surat resmi ke DPRD Karimun untuk membuka ruang dialog.

“Kami berharap ada peninjauan kembali. Kami hanya ingin memastikan daya saing pelabuhan kita tetap kuat di mata wisatawan asing,” singkatnya.

Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun kini berada di persimpangan jalan menuju modernisasi. Di satu sisi, ada kebutuhan untuk meningkatkan pendapatan daerah dan fasilitas berstandar internasional, di sisi lain, ada aspirasi dari pelaku usaha untuk menjaga arus kunjungan.

Kolaborasi antara Pelindo, Pemerintah, dan masyarakat akan menjadi kunci utama apakah pelabuhan ini benar-benar akan menjadi “Wajah Emas” baru bagi Kabupaten Karimun.

About The Author

Penulis : Bustomi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine
Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program
Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan
Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada
BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba
BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda
Karang Taruna Kepri Gandeng BNN Perkuat Perangi Narkoba
Aturan Jarak 10 Kilometer Bikin Distribusi Pertalite Lingga Terjepit
Berita ini 18 kali dibaca

Zona Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:21 WIB

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 14:04 WIB

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Rabu, 16 September 2026 - 11:07 WIB

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Selasa, 15 September 2026 - 23:02 WIB

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Zona Terkini

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine | Foto : Zonamu/Bustomi

TERKINI

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:21 WIB

Kadisperindagkop UKM Lingga saat memberikan pengarahan | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:04 WIB

Sekda Lingga Armia saat pimpin rapat | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:07 WIB

BPR Tuah Karimun gandeng KNTI Karimun buat bikin gebrakan baru lewat kolaborasi pemberdayaan ekonomi nelayan | Foto: Zonamu/Humas BPR Tuah Karimun

TERKINI

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Selasa, 15 Sep 2026 - 23:02 WIB