AJI dan Koalisi Sipil Dukung Tempo, Nilai Gugatan Amran Bentuk Pembungkaman Pers

- Penulis

Senin, 3 November 2025 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AJI dan Koalisi Sipil Dukung Tempo, Nilai Gugatan Amran Bentuk Pembungkaman Pers | Foto : Zonamu/Ist

AJI dan Koalisi Sipil Dukung Tempo, Nilai Gugatan Amran Bentuk Pembungkaman Pers | Foto : Zonamu/Ist

Jakarta, Zonamu.com – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta bersama koalisi masyarakat sipil menggelar aksi solidaritas di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (3/11/2025). Aksi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap Majalah Tempo yang tengah digugat secara perdata oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Dalam gugatannya, Amran menuntut Tempo membayar ganti rugi lebih dari Rp200 miliar, dengan dalih pemberitaan Tempo telah merusak citra dirinya dan Kementerian Pertanian. Gugatan itu terkait laporan utama Tempo berjudul “Poles-poles Beras Busuk”.

Aksi solidaritas diikuti puluhan jurnalis dari berbagai media, termasuk wartawan Tempo dari lintas generasi dari reporter muda hingga wartawan senior. Mereka membawa poster bertuliskan “Lawan Pembungkaman Pers” dan “Sengketa Pers Diselesaikan di Dewan Pers, Bukan di Pengadilan.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agenda sidang hari ini mendengarkan keterangan Yosep Stanley Adi Prasetyo sebagai saksi ahli dari pihak Tempo. Stanley merupakan mantan Ketua Dewan Pers yang memahami mekanisme penyelesaian sengketa pemberitaan.

Ketua Umum AJI Indonesia, Nany Afrida, menegaskan bahwa gugatan Amran seharusnya tidak diajukan ke pengadilan karena Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sudah mengatur mekanisme penyelesaian sengketa melalui hak jawab atau koreksi dan Dewan Pers.

“Ini upaya pembungkaman dan pembangkrutan. Ini pengen menutup Tempo,” tegas Nany dalam diskusi publik AJI Jakarta, 20 Oktober lalu.

Menurut Direktur Eksekutif LBH Pers, Mustafa Layong, gugatan senilai Rp200 miliar itu tidak hanya berlebihan, tapi juga tidak memiliki dasar hukum. Ia menilai gugatan yang diajukan oleh seorang pejabat negara kepada media merupakan bentuk tekanan terhadap kebebasan pers.

“Putusan MK 105/PUU-XXII-2024 sudah jelas, tuduhan pencemaran nama baik hanya dapat diajukan oleh individu, bukan lembaga pemerintah. Mirisnya, penggugat justru seorang menteri,” ujar Mustafa.

Latar Belakang Sengketa Tempo Amran Sulaiman

Perseteruan antara Amran Sulaiman dan Tempo bermula dari artikel berjudul “Poles-Poles Beras Busuk” yang diunggah di akun X (Twitter) dan Instagram Tempo.co pada 16 Mei 2025.
Laporan itu menyoroti kebijakan Bulog dalam menyerap gabah dengan sistem any quality seharga Rp6.500 per kilogram. Akibatnya, banyak petani yang menyiram gabah berkualitas bagus agar beratnya bertambah, sehingga gabah rusak dan beras yang diserap Bulog menurun kualitasnya.

Tempo bahkan memuat pengakuan dari Amran sendiri mengenai kerusakan gabah dalam berita berjudul “Risiko Bulog Setelah Cetak Rekor Cadangan Beras Sepanjang Sejarah.”

Sengketa ini sempat dibawa ke Dewan Pers, lembaga yang berwenang menyelesaikan sengketa pers. Hasilnya, Dewan Pers mengeluarkan Pernyataan Penilaian dan Rekomendasi (PPR) Nomor 3/PPR-DP/VI/2025 yang menyatakan Tempo melanggar sebagian Kode Etik Jurnalistik karena dianggap tidak akurat dan mencampur fakta dengan opini.

Tempo kemudian memenuhi seluruh rekomendasi Dewan Pers, termasuk mengganti judul poster digital, meminta maaf, dan melaporkan pelaksanaannya dalam waktu 2×24 jam.
Namun, meski rekomendasi sudah dijalankan, Amran tetap melanjutkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dengan nomor perkara 684/Pdt.G/2025/PN JKT SEL.

Dalam gugatannya, Amran menilai Tempo tetap melakukan perbuatan melawan hukum dan menyebabkan kerugian materiil serta imateriil bagi Kementerian Pertanian.(*)

About The Author

Penulis : Redaksi

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri
KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah
Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov
Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding
Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi
Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri
Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan
Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri

Zona Terkait

Senin, 2 November 2026 - 09:53 WIB

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri

Minggu, 1 November 2026 - 19:50 WIB

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 November 2026 - 19:26 WIB

Ansar Tegaskan Sportivitas, Keselamatan Atlet Jadi Prioritas di Porprov

Minggu, 1 November 2026 - 19:12 WIB

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Minggu, 1 November 2026 - 08:11 WIB

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi

Zona Terkini

Tim bola Kabupaten Lingga berhadapan dengan Tim Bola Kabupaten Bintan | Foto : Wandi

TERKINI

Lingga Ditahan Bintan 1-1 di Porprov VI Kepri

Senin, 2 Nov 2026 - 09:53 WIB

Wakil Ketua Umum I KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Suwarno | Foto : Wandi

TERKINI

KONI Pusat Dorong Kepri Prioritaskan Cabor Potensial Daerah

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:50 WIB

Kontingen Kabupaten Lingga | Foto : Wandi

TERKINI

Porprov Kepri VI Resmi Dibuka, Tujuh Daerah Siap Bertanding

Minggu, 1 Nov 2026 - 19:12 WIB

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi | Foto : Istimewa

TERKINI

Atletik Lingga Sabet Empat Emas, Dua Berstatus Eksibisi

Minggu, 1 Nov 2026 - 08:11 WIB