Puskesmas Dabo Lama Pastikan Takjil Di Singkep Tidak Mengandung Zat Berbahaya

- Penulis

Rabu, 19 Maret 2025 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Kesehatan Lingkungan Puskesmas Dabo Lama sat melakukan pengambilan sampel takjil | foto : Zonamu/Wandi

Tim Kesehatan Lingkungan Puskesmas Dabo Lama sat melakukan pengambilan sampel takjil | foto : Zonamu/Wandi

 

Lingga, Zonamu.com – UPT Puskesmas Dabo Lama melakukan pengujian sampel makanan takjil di beberapa lokasi di Kecamatan Singkep guna memastikan keamanan pangan bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Penanggung Jawab Kesehatan Lingkungan (PJ Kesling) Puskesmas Dabo Lama, Jeni Irawati, mengatakan, bahwa hasil uji sampel menunjukkan tidak adanya kandungan zat berbahaya dalam makanan takjil yang diperjualbelikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil uji yang telah kami lakukan, seluruh makanan yang diuji dinyatakan aman untuk dikonsumsi. Tidak ditemukan adanya bahan berbahaya dalam takjil yang dijual di Dabo Singkep,” kata Jeni, Rabu (19/3/2025).

Pengujian ini mencakup empat parameter zat berbahaya, yakni Rodamin B, Formalin, Boraks, dan Metanil Yellow. Bahan-bahan ini kerap digunakan secara ilegal dalam makanan untuk memberi warna lebih mencolok atau mengawetkan produk, namun sangat berbahaya jika dikonsumsi dalam jangka panjang.

Dengan hasil ini, masyarakat Singkep dapat lebih tenang dalam mengonsumsi takjil selama bulan Ramadan. Pihak Puskesmas Dabo Lama pun mengimbau agar para pedagang tetap menjaga kualitas dan kebersihan makanan yang dijual, serta tidak tergoda menggunakan bahan tambahan yang berbahaya demi keuntungan lebih.

“Kami juga akan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan berkala untuk memastikan seluruh makanan yang beredar tetap aman dan layak konsumsi,” ujarnya.

About The Author

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine
Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program
Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan
Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada
BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba
BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda
Karang Taruna Kepri Gandeng BNN Perkuat Perangi Narkoba
Aturan Jarak 10 Kilometer Bikin Distribusi Pertalite Lingga Terjepit
Berita ini 14 kali dibaca

Zona Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:21 WIB

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 14:04 WIB

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Rabu, 16 September 2026 - 11:07 WIB

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Selasa, 15 September 2026 - 23:02 WIB

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Zona Terkini

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine | Foto : Zonamu/Bustomi

TERKINI

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:21 WIB

Kadisperindagkop UKM Lingga saat memberikan pengarahan | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:04 WIB

Sekda Lingga Armia saat pimpin rapat | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:07 WIB

BPR Tuah Karimun gandeng KNTI Karimun buat bikin gebrakan baru lewat kolaborasi pemberdayaan ekonomi nelayan | Foto: Zonamu/Humas BPR Tuah Karimun

TERKINI

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Selasa, 15 Sep 2026 - 23:02 WIB