Tujuh Nelayan Kepri Diamankan Malaysia, Satu Warga Lingga Masuk Daftar yang Ditahan

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BP2D) Kepulauan Riau, Doli Boniara | Foto : Zonamu/Ist

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BP2D) Kepulauan Riau, Doli Boniara | Foto : Zonamu/Ist

Tanjungpinang, Zonamu.com – Tujuh nelayan asal Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), termasuk satu orang dari Kabupaten Lingga, dilaporkan diamankan otoritas Malaysia di wilayah Sarawak karena diduga memasuki perairan negara tersebut tanpa izin.

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Daerah (BP2D) Kepulauan Riau, Doli Boniara, mengatakan penangkapan terjadi dalam dua rombongan pada waktu yang berbeda.

Rombongan pertama terdiri dari lima nelayan, yakni Ocep asal Tanjungpinang, Suherman asal Lingga, Safarudin asal Bintan, serta Kamisa dan M. Yusni yang berasal dari Kabupaten Anambas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara rombongan kedua berisi dua nelayan lainnya, yakni Suhardiy asal Natuna dan Kamaruzaman asal Anambas.

Menurut Doli, hingga kini pihak BP2D Kepri belum dapat memastikan penyebab penangkapan tersebut. Namun, berdasarkan informasi awal yang diterima, kapal para nelayan diduga hanyut memasuki wilayah perairan Sarawak setelah jangkar kapal mengalami kerusakan dan tidak dapat berfungsi.

“Informasi sementara yang kami terima, jangkar kapal mereka tidak berfungsi sehingga kapal terbawa angin dan masuk ke perairan Sarawak,” ujarnya, Jumat 31 Juli 2026.

Meski demikian, Doli menegaskan informasi tersebut masih bersifat awal dan masih memerlukan verifikasi lebih lanjut.

Saat ini BP2D Kepri masih melakukan penelusuran mengenai keberadaan ketujuh nelayan tersebut serta berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, termasuk pihak berwenang di Malaysia.

“Kami juga belum memperoleh informasi pasti mengenai lokasi penahanan mereka. Koordinasi dengan pihak terkait masih terus dilakukan,” ujarnya.

BP2D Kepri berharap proses koordinasi dapat segera membuahkan hasil sehingga kondisi para nelayan dapat dipastikan dan langkah-langkah pendampingan dapat segera dilakukan oleh pemerintah.(*)

About The Author

Penulis : Riko

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri
Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan
Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri
Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri
Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga
Menapak Jejak Sejarah Melayu, Kajati Kepri Ziarah ke Lingga
Forum Bandara Sehat Dibentuk, Karimun Bidik Bandara Ramah Lingkungan
Kajati Kepri Kunjungan Kerja ke Kejari Lingga

Zona Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:54 WIB

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Sempena Peringatan Sumpah Pemuda ke-98, Ratusan Peserta dari Berbagai Organisasi dan Paguyuban Ikuti Seminar Kebangsaan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:11 WIB

Wabup Novrizal Apresiasi 11 Cabor Lingga yang Mandiri di Porprov Kepri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga

Zona Terkini

Ketua PB Porprov Kepri Asmin Patros saat kata sambutan | Foto : Wandi

TERKINI

Asmin Patros Ungkap Dinamika Persiapan Porprov VI Kepri

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:54 WIB

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri | Foto : Wandi

TERKINI

Wabup Lingga Lepas Kontingen Cabor Porprov VI Kepri

Jumat, 30 Okt 2026 - 17:50 WIB

Kajati Kepri saat bersalaman dengan para pegawai Kejari Lingga | Foto : Prokopim Lingga

TERKINI

Kajati Kepri Apresiasi Kinerja Kejari Lingga

Jumat, 30 Okt 2026 - 13:12 WIB