Tanjungpinang, Zonamu.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mendorong pengesahan Ranperda Penyelenggaraan Peternakan dan Kesehatan Hewan sebagai dasar memperketat pengawasan lalu lintas ternak yang masuk dari luar daerah.
Regulasi ini juga disiapkan untuk memperkuat ketahanan pangan di Provinsi Kepulauan Riau.
Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni, mengatakan tingginya pasokan hewan ternak dari luar daerah menjadi tantangan yang membutuhkan pengawasan lebih optimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kepri beberapa waktu lalu, saat menyampaikan jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap ranperda tersebut.
“Ranperda ini diharapkan menjadi dasar hukum yang kuat bagi pemerintah daerah dalam menyusun berbagai kebijakan terkait penyelenggaraan peternakan dan kesehatan hewan,” kata Misni.
Menurutnya, regulasi tersebut akan mengatur mekanisme pengawasan lalu lintas ternak secara lebih rinci.
“Langkah ini penting untuk memastikan setiap hewan yang masuk memenuhi persyaratan kesehatan dan bebas dari penyakit hewan menular,” ujarnya.
Melalui ranperda ini nantinya akan diatur secara lebih rinci mekanisme pengawasan terhadap lalu lintas hewan ternak yang masuk ke Kepulauan Riau.
“Sehingga kesehatan hewan dapat terjamin sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat dan peternak lokal,” jelasnya.
Selain memperkuat pengawasan, pemerintah juga akan mendorong pengembangan kawasan peternakan sesuai karakteristik masing-masing daerah.
Program itu didukung melalui peningkatan kualitas pakan ternak, penguatan laboratorium kesehatan hewan, pengembangan koperasi peternakan, serta pemberdayaan peternak secara berkelanjutan.
Misni menilai regulasi tersebut tidak hanya memperkuat aspek hukum, tetapi juga meningkatkan kualitas hasil peternakan dan keamanan pangan asal hewan. Dampaknya diharapkan mampu meningkatkan produktivitas peternak sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau optimistis melalui regulasi ini akan tercipta sistem penyelenggaraan peternakan yang lebih komprehensif, modern, dan mampu meningkatkan kesejahteraan peternak,” tuturnya.(*)
About The Author
Penulis : Riko















