Nelayan Bintan-Lingga Hidup dalam Bayang-Bayang Sedimentasi Laut

- Penulis

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi dan pernyataan sikap yang di sampaikan Aliansi Nelayan Pesisir, Kepada dinas DKP Kepri | Foto : Zonamu/Ist

Audiensi dan pernyataan sikap yang di sampaikan Aliansi Nelayan Pesisir, Kepada dinas DKP Kepri | Foto : Zonamu/Ist

Bintan, Zonamu.com – Ketidakpastian mulai menghantui kehidupan nelayan di pesisir Pulau Numbing, Kabupaten Bintan, hingga perairan Lingga.

Di tengah proses perizinan aktivitas sedimentasi laut yang terus berjalan, mereka mengaku dihantui kekhawatiran kehilangan ruang tangkap yang selama ini menjadi sumber penghidupan.

Bagi masyarakat pesisir, persoalan ini bukan semata-mata soal investasi atau legalitas proyek. Yang mereka khawatirkan adalah dampak terhadap ekosistem laut yang selama puluhan tahun menjadi tumpuan ekonomi ribuan keluarga nelayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Desa Numbing, Jaya Wardani mengatakan masyarakat hanya ingin laut tetap dapat dimanfaatkan untuk mencari nafkah. Menurutnya, keberadaan perusahaan sedimentasi dikhawatirkan mengganggu kehidupan nelayan yang setiap hari bergantung pada hasil laut.

“Kami tidak meminta apa-apa selain laut kami tetap bisa menjadi tempat mencari makan. Tolong jangan ganggu kampung kami,” kata Jaya, Kamis 30 Juli 2026.

Kekhawatiran serupa disampaikan Sukari, nelayan yang telah bertahun-tahun melaut di perairan Pulau Numbing. Ia menilai aktivitas pengerukan berpotensi meningkatkan kekeruhan air.

“Sehingga ikan akan menjauh dari kawasan yang selama ini menjadi lokasi penangkapan,” kata Sukari.

Menurutnya, jika sedimentasi dilakukan hanya beberapa mil dari Pulau Numbing, dampaknya bukan hanya dirasakan nelayan saat ini, tetapi juga dapat memengaruhi keberlangsungan pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Nelayan Pesisir Bintan-Lingga, Rudi Herdiawan, mengatakan penolakan terhadap rencana sedimentasi telah disampaikan secara resmi dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Riau pada 22 Juni 2026.

Dalam pertemuan tersebut, kata Rudi, nelayan meminta DKP Kepri menyampaikan aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat agar perairan Pulau Numbing dan wilayah laut Lingga tidak ditetapkan sebagai lokasi prioritas sedimentasi.

“Sampai sekarang belum ada kepastian atas tuntutan kami. Sementara proses pengurusan izin terus berjalan. Kondisi ini membuat nelayan hidup dalam ketidakpastian,” ujar Rudi.

Ia menegaskan, perjuangan nelayan tidak ditujukan untuk menghambat pembangunan maupun investasi. Yang mereka harapkan adalah kebijakan yang mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan.

“Serta menjamin ruang hidup masyarakat pesisir yang selama ini menggantungkan masa depan pada laut,” katanya.

Di tengah dinamika perizinan yang masih berlangsung, suara nelayan terus mengalir dari pesisir Kepulauan Riau.

“Mereka berharap setiap kebijakan yang diambil pemerintah tidak hanya menghitung nilai ekonomi, tetapi juga menjaga laut sebagai sumber kehidupan yang tak tergantikan bagi generasi sekarang dan yang akan datang,” tuturnya.(*)

About The Author

Penulis : Riko

Follow WhatsApp Channel www.zonamu.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Zona Terkait

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine
Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program
Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan
Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada
BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba
BNNP Kepri dan Dinkes Lingga Perkuat Benteng Generasi Muda
Karang Taruna Kepri Gandeng BNN Perkuat Perangi Narkoba
Aturan Jarak 10 Kilometer Bikin Distribusi Pertalite Lingga Terjepit
Berita ini 9 kali dibaca

Zona Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:21 WIB

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 14:04 WIB

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Gebrakan Baru, BPR Tuah Karimun dan KNTI Bersatu Bangkitkan Ekonomi Nelayan

Rabu, 16 September 2026 - 11:07 WIB

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Selasa, 15 September 2026 - 23:02 WIB

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Zona Terkini

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine | Foto : Zonamu/Bustomi

TERKINI

Rutan Karimun Geledah Kamar Warga Binaan, Tes Urine

Rabu, 16 Sep 2026 - 19:21 WIB

Kadisperindagkop UKM Lingga saat memberikan pengarahan | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Verifikasi Data KDMP Lingga Jadi Kunci Ketepatan Program

Rabu, 16 Sep 2026 - 14:04 WIB

Sekda Lingga Armia saat pimpin rapat | Foto : Zonamu/Ist

TERKINI

Penipu Catut Nama Sekda Lingga, Warga Diminta Waspada

Rabu, 16 Sep 2026 - 11:07 WIB

BPR Tuah Karimun gandeng KNTI Karimun buat bikin gebrakan baru lewat kolaborasi pemberdayaan ekonomi nelayan | Foto: Zonamu/Humas BPR Tuah Karimun

TERKINI

BNNP Kepri Bersama Dinkes Lingga Perkuat Rehabilitasi Narkoba

Selasa, 15 Sep 2026 - 23:02 WIB