Lingga, Zonamu.com – Pembagian beras oleh PT Cipta Persada Mulia (CPM) kepada warga di sejumlah titik di Dabo Singkep memicu beragam respons. Aksi sosial itu muncul setelah aktivitas penambangan timah laut perusahaan ramai diberitakan dan menjadi sorotan publik.
Sebagian warga menyambut baik bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian sosial. Namun, sebagian lainnya mempertanyakan mengapa kegiatan itu baru dilakukan setelah polemik mengenai aktivitas pertambangan mencuat.
Salah seorang warga Dabo Singkep, Abdul (38), mengaku baru mengetahui adanya aktivitas penambangan timah di perairan Pekajang setelah informasi tersebut ramai diberitakan media massa dan media sosial. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui aktivitas yang berlangsung di wilayahnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jujur saya baru tahu ada perusahaan yang mengambil timah di laut kita setelah ramai diberitakan. Saya jadi bertanya-tanya bagaimana izin operasinya, bagaimana dampaknya terhadap nelayan, terumbu karang, dan ekosistem laut kita,” kat Abdul, Minggu 26 Juli 2026.
Ia menilai keterbukaan informasi menjadi kebutuhan penting karena banyak masyarakat Lingga menggantungkan mata pencaharian dari sektor perikanan. Abdul juga mengapresiasi media yang telah mengangkat isu tersebut sehingga masyarakat memperoleh informasi yang sebelumnya belum mereka ketahui.
Menurut Abdul, bantuan kepada masyarakat merupakan langkah positif yang patut diapresiasi. Namun, waktu pelaksanaannya memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat.
“Memberikan bantuan kepada masyarakat tentu hal yang baik. Tetapi yang menjadi pertanyaan, kenapa baru sekarang? Kemarin ke mana saja? Kenapa baru setelah aktivitas perusahaan menjadi sorotan publik?,” ujarnya.
Abdul berpendapat perusahaan sebaiknya membuka ruang dialog bersama pemerintah daerah, DPRD Kabupaten Lingga, tokoh masyarakat, tokoh agama, akademisi, nelayan, dan berbagai elemen masyarakat. Langkah itu dinilai lebih efektif untuk membangun kepercayaan publik dibanding sekadar memberikan bantuan sosial.
“Daripada masyarakat hanya melihat pembagian sembako, akan lebih baik jika perusahaan hadir menjelaskan secara terbuka mengenai legalitas, dampak lingkungan, dan manfaat bagi daerah. Dengan begitu masyarakat mendapat kepastian dan tidak terus dibayangi berbagai pertanyaan,” tuturnya.
Hingga berita ini ditulis, tanggapan masyarakat terhadap aktivitas PT CPM masih beragam. Sejumlah pihak berharap komunikasi yang lebih terbuka antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat segera dilakukan agar berbagai pertanyaan publik memperoleh penjelasan yang jelas.(*)
About The Author
Penulis : Wandi















